Hujan dan Angin Kencang Robohkan Pohon Besar di Taman Nasional Bromo.

BROMO || Sebuah pohon tumbang di Kawasan Hutan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) Desa Ranupani, Kecamatan Senduro Lumajang. Tumbangnya pohon tersebut diduga akibat hujan deras disertai angin kencang pada minggu malam, Minggu (04 /01/2023).

 

Setelah mendapatkan laporan pada Senin pagi. Tim BPBD yang mendapati aporan kemudian bergegas menuju TKP dengan peralatan dan perlengkapan yang dibutuhkan.

 

Petugas Pusdalops BPBD Lumajang Nur Cahyo mengatakan, bahwa proses evakuasi dilakukan untuk kembali membuka akses jalan yang terlihat licin.

Baca juga:  Mayat Pria Paruh Baya yang Ditemukan di Lokasi Kilang Minyak Tuban Berhasil Diungkap. 

 

“TRC BPBD Kabupaten Lumajang tiba dilokasi pohon tumbang dan bersama anggota Koramil Senduro, TNBTS dan warga memotong pohon akses jalan berhasil dibuka untuk roda dua dengan mengutamakan faktor keselamatan pengguna jalan karena licin,” ujarnya, Selasa (3/1/2023).

 

Ia menambahkan, pembersihan jalur tidak berlangsung lama, karena sejumlah relawan dan petugas dari TNBTS sekaligus TNI Polri juga membantu proses evakuasi pohon tumbang.

Baca juga:  Wakil Bupati Gresik Harapkan Komitmen TPPS dan Stakeholder Dalam Penurunan Stunting

 

“Alhamdulillah Proses evakuasi berjalan lancar dan cepat karena tim gabungan yang terdiri dari Polri TNI dan BPBD Lumajang langsung turun ke lokasi mengevakuasi pohon tumbang tersebut,” tambahnya.

 

Cahyo mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap dampak yang ditimbulkan dari cuaca ekstrem. Saat hujan deras disertai angin kencang. Sebaiknya masyarakat tidak meneduh di bawah pohon, terlebih lagi memilihi dahan yang rimbun.

Baca juga:  Volume Hujan dan Angin Tinggi di, Dua Pohon Besar Tumbang Tutup Akses Jalan di Jember.

 

“Dikhawatirkan pohon tersebut disapu angin dan patah. Untuk itu carilah tempat berteduh yang aman jika kejebak hujan,” paparnya.

 

Meski tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, namun membuat ruas jalan tersebut macet total. jalur Lumajang menuju Malang di kawasan tersebut mengular hingga empat kilometer. (iwan)