LINTAS9 || GRESIK, 06 Mei 2026 — Di tengah sorotan masa depan pendidikan tinggi yang penuh tantangan, Universitas Gresik resmi melantik Dr. Rian Pramana Suwanda, S.ST., M.HP sebagai rektor untuk periode 2026–2030. Acara bersejarah ini digelar dengan khidmat di Grand Kartini Gresik, dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, termasuk Bupati Gresik H. Fandi Akhmad Yani, Kepala LLDIKTI Wilayah VII Prof. Dr. Dyah Sawitri, serta jajaran Yayasan Usman Sadar selaku penyelenggara kampus.
Dalam sambutannya, Ketua Yayasan Usman Sadar, Dr. H. Suyanto, SH., MH., M.Kn., M.AP., M.Pd., menekankan bahwa jabatan rektor bukan sekadar gelar kehormatan, melainkan amanah besar yang menuntut kepemimpinan visioner dan integritas tanpa cela. “Amanah ini merupakan tanggung jawab besar yang membutuhkan kepemimpinan yang kuat, visioner, dan penuh integritas,” ujarnya, menggarisbawahi ekspektasi tinggi terhadap kepemimpinan baru tersebut.
Bupati Gresik H. Fandi Akhmad Yani dalam kesempatan tersebut turut menyampaikan harapannya agar Universitas Gresik mampu menjadi motor penggerak kemajuan sumber daya manusia di Kabupaten Gresik. Ia menegaskan pentingnya kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, dan dunia industri dalam menciptakan lulusan yang adaptif terhadap perkembangan zaman. “Kami berharap Universitas Gresik terus melahirkan generasi muda yang unggul, inovatif, dan mampu bersaing di tingkat nasional maupun global. Pemerintah Kabupaten Gresik siap mendukung langkah-langkah strategis kampus dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan pengabdian kepada masyarakat,” ujarnya.
Momen pelantikan ini juga menjadi kesempatan untuk mengapresiasi kontribusi besar rektor sebelumnya, Dr. dr. Riski Dwi Prameswari, M.Kes., M.Biomed. Di bawah kepemimpinannya, Universitas Gresik berhasil meraih pencapaian strategis, terutama akreditasi unggul untuk Program Studi Sarjana Ilmu Keperawatan dan Profesi Ners—sebuah fondasi penting yang memperkuat reputasi institusi di kancah nasional.
Namun, tantangan ke depan tak bisa diremehkan. Dunia pendidikan tinggi kini berada di persimpangan antara tradisi dan transformasi digital, antara kebutuhan lokal dan tuntutan global. Suyanto menyoroti tiga pilar strategis yang harus menjadi fokus utama: peningkatan jumlah mahasiswa melalui penguatan mutu dan layanan, pengembangan program studi baru yang relevan dengan kebutuhan industri, serta perluasan kerja sama strategis untuk meningkatkan daya saing lulusan.
“Kami percaya bahwa Saudara Dr. Rian Pramana Suwanda memiliki kapasitas untuk menjawab tantangan tersebut dan membawa Universitas Gresik menjadi perguruan tinggi yang unggul, inovatif, dan berdaya saing,” tegasnya dengan penuh keyakinan.
Dukungan penuh dari yayasan pun telah ditegaskan, tidak hanya dalam hal tata kelola, tetapi juga dalam peningkatan mutu pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia. Pesan moral pun disampaikan langsung kepada rektor baru: jalankan amanah dengan tanggung jawab, integritas, dan semangat pengabdian yang tulus, sambil membangun sinergi kuat dengan seluruh civitas akademika.
Pelantikan ini bukan hanya pergantian jabatan, melainkan tonggak awal dari babak baru dalam perjalanan Universitas Gresik menuju eksistensi yang lebih kokoh di tengah persaingan global. Dengan kepemimpinan yang berani berinovasi dan komitmen kolektif seluruh pemangku kepentingan, kampus ini berpotensi menjadi pusat unggulan yang tak hanya mencetak lulusan berkualitas, tetapi juga berkontribusi nyata bagi pembangunan daerah dan bangsa.@wan









