6 Pelaku Pengeroyokan Anggota Perguruan Silat di Kota Mojokerto Berhasil Ditangkap 

MOJOKERTO || Sedikitnya ada 6 orang telah diamankan oleh Polisi terkait dugaan kasus pengeroyokan terhadap anggota perguruan silat di Mojokerto Kota.

 

Hal ini disampaikan Kapolres Mojokerto Kota, AKBP Wiwit Adisatria S.H., S.I.K., M.T, melalui Wakapolres Kompol Supriyono, S.Sos., M.H, dalam Konferensi Pers yang digelar di Aula Prabu Hayam Wuruk Polres Mojokerto Kota,Selasa (31/10/2023).

Baca juga:  BU MIN NAHKODAI KPPI GRESIK BERKOMITMEN LIBATKAN PARTISIPASI PEREMPUAN DALAM PEMBANGUNAN DAERAH YANG RESPONSIF GENDER

 

“Kejadian terjadi di Hari Senin (30/10/23) dini hari tepatnya di Jalan Clangap, Desa Mlirip, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto,”ungkapnyaKejadian terjadi di Hari Senin (30/10/23) dini hari tepatnya di Jalan Clangap, Desa Mlirip, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto,”ungkapnya.

Terjadi setelah adanya aksi demo di Mojosari lanjut Wakapolres, pengeroyokan dilakukan oleh 6 tersangka dengan 4 diantaranya yang masih pelajar, serta 2 orang dewasa.

Baca juga:  Minyak Goreng Langka, Komunitas Wartawan Gresik Bersama Diskoperindag Bagikan Migor pada PKL

“Kami amankan bersama barang bukti, pelaku MH(20), WL(25), serta 4 diantaranya yang masih pelajar yakni FR(17), AJ(15), AB(17), YN(16),” tandasnya.

Adapun barang bukti yang juga turut disita petugas dari tangan tersangka yakni 4 buah sepeda motor, 14 buah pecahan batu, 1 sandal jepit, 3 unit Handphone, 3 buah hoodie, 1 buah jaket, dan topi serta alat Pemukul seperti palu yang digunakan pelaku untuk melancarkan aksinya.

Baca juga:  Sambut 2022, Kecamatan Sidayu Gelar Bimtek Peningkatan Kapasitas Aparatur Pemerintahan Desa

“Para pelaku terjerat Pasal 170 KUHP dan tau Pasal 351 KUHP tentang pengeroyokan dan atau penganiayaan,”pungkas Kompol Supriyanto. (iwan)