Gresik Gelorakan Semangat Hari Statistik Nasional 2025: Data Akurat Jadi Tulang Punggung Kebijakan Publik

LINTAS9 || Memperingati Hari Statistik Nasional (HSN) yang jatuh setiap 26 September, Pemerintah Kabupaten Gresik melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) menggelorakan pentingnya data statistik yang valid sebagai fondasi pembangunan. Tahun 2025 mengusung tema “Statistik Berdampak untuk Indonesia Maju”, menegaskan peran nyata data dalam memacu kemajuan bangsa.

 

Kepala Diskominfo Gresik, Johar Gunawan, menekankan bahwa data dan statistik merupakan landasan vital dalam menyusun kebijakan publik yang efektif. “Data dan statistik merupakan fondasi penting dalam penyusunan kebijakan publik yang efektif. Dengan informasi yang akurat, setiap langkah pembangunan dapat terarah dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya. Diskominfo Gresik berkomitmen penuh untuk menyajikan data yang valid, transparan, dan berkualitas guna mewujudkan Gresik yang maju dan berdaya saing.

Baca juga:  Hadiri Pelantikan dan Pengukuhan DPC Tiara Kusuma Kabupaten Gresik, Wakil Bupati Gresik Harapkan Pelatihan Untuk Difabel.

 

Di sisi lain, Badan Pusat Statistik (BPS) selaku penyelenggara statistik dasar berdasarkan Undang-Undang Nomor 16 Tahun 1997 terus menjalankan tugasnya melalui berbagai metode pengumpulan data. “BPS terus berupaya menyajikan data secara lengkap, jelas, dan mudah dipahami,” demikian disampaikan dalam rangkaian pesan HSN. Masyarakat diajak bersama-sama membangun literasi data statistik dengan mengutamakan sumber data resmi dan tepercaya.

Baca juga:  HAUL Mbah Syaikh Wuryadi ke lV dan Sedekah Bumi Desa Gredek Duduksampeyan

 

Peringatan HSN 2025 juga menyoroti urgensi peningkatan literasi statistik di tengah banjirnya informasi. Pemahaman yang tepat dalam membaca dan menafsirkan data dinilai krusial agar data statistik yang akurat dapat memberikan dampak optimal, baik bagi pemerintah, dunia usaha, maupun berbagai kalangan masyarakat. Data BPS dari berbagai sektor, seperti perkembangan ekonomi Indonesia hingga Juli 2025, menjadi rujukan utama dalam pengambilan keputusan strategis. (Wan)

Baca juga:  Puncak Haul Abu Bakar Assegaf Ke-68, Gresik Dipenuhi Jamaah Dalam dan Luar Negeri