Berita  

KASATPOL AIRUD POLRES GRESIK AJAK NELAYAN NGOPI BARENG, PERKUAT SINERGI JAGA KEAMANAN LAUT

GRESIK – Satuan Polisi Perairan dan Udara (Polairud) Polres Gresik menyelenggarakan program inovatif pendekatan kepada masyarakat pesisir melalui acara “Jagongan Ngopi Karo Nelayan” yang disingkat JANGKAR Nelayan. Kegiatan yang berlangsung di kantor Dewan Pengurus Cabang Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (DPC HNSI) Kabupaten Gresik, Jalan Tajungrejo RT 002/RW 013 Desa Ujungpangkah ini digelar pada Jumat, 13 Februari 2026.

 

Kepala Satuan Polairud Polres Gresik, AKP I Nyoman Ardite, S.H., M.H. memimpin langsung acara yang menghadirkan 35 ketua Rukun Nelayan dari tujuh kecamatan se-Kabupaten Gresik. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Kepolisian Sektor Ujungpangkah Iptu Suwito Saputro, perwakilan dari PGN Saka Indonesia Pangkah Limited, serta jajaran pengurus DPC HNSI Kabupaten Gresik. Kegiatan ini merupakan kolaborasi antara Polairud Polres Gresik bersama PGN Saka Indonesia Pangkah Limited dan DPC HNSI Kabupaten Gresik.

Baca juga:  Festival OMS Digelar, Wabub Gresik Apresiasi Puluhan Produk Dan UMKM Yang Inovatif

 

Dalam arahannya, Kasatpol Airud menjelaskan bahwa program JANGKAR Nelayan merupakan metode silaturahmi sekaligus dialog untuk membangun kedekatan antara institusi kepolisian dengan komunitas nelayan. “Kegiatan ini adalah amanat dari Kapolres Gresik dengan harapan tercipta komunikasi yang solid antara kepolisian dan nelayan dalam menjaga keamanan serta kelestarian sumber daya laut di wilayah perairan Gresik. Kami ingin para nelayan merasa dilindungi, didampingi, dan memahami aspek hukum terkait peraturan perundang-undangan perikanan dan kelautan yang berlaku,” tegas AKP I Nyoman Ardite.

 

Tujuan utama kegiatan ini adalah menumbuhkan kesadaran hukum di kalangan nelayan agar setiap aktivitas melaut dilakukan secara legal, aman, dan berkelanjutan. Melalui pendekatan informal seperti ngobrol sambil ngopi, diharapkan para nelayan lebih terbuka menyampaikan persoalan yang mereka hadapi di lapangan.

Baca juga:  Kolaborasi Dengan Rumah Vokasi, Disnaker Gresik Gelar Pelatihan Keterampilan Kerja Untuk Tiga Kecamatan

Supervisor Community Development and Community Relation (CDCR) PGN Saka, Subali memberikan apresiasinya terhadap inisiatif ini. “Ini merupakan acara yang baik. Perlu kita support dan kita teruskan, agar segala permasalahan bisa diselesaikan secara damai, rukun. Sesuai dengan semangatnya polisi, sesuai dengan semangatnya nelayan, serta sesuai cita-cita PGN Saka ingin membangun harmoni dengan masyarakat di sekitar daerah operasinya, baik di Ujungpangkah maupun di area pesisir Kabupaten Gresik,” ungkap Subali.

 

Rangkaian acara tidak hanya berisi penyuluhan dan dialog, tetapi juga pemberian bantuan berupa jaket pelampung kepada seluruh peserta. Kasatpol Airud memberikan pesan khusus saat penyerahan bantuan tersebut. “Agar jaket ini dipakai saat melaut, jangan disimpan atau digantung di perahu, karena bisa menyelamatkan jiwa kita saat terjadi laka laut,” ingatnya dengan tegas.

Baca juga:  Perlintasan Tanpa Palang Pintu Renggut Nyawa Satu Keluarga di Pasuruan. 

 

Dialog interaktif yang berlangsung membahas berbagai permasalahan yang dihadapi nelayan, mulai dari regulasi penangkapan ikan, keselamatan berlayar, hingga upaya menjaga kelestarian ekosistem laut. Para ketua Rukun Nelayan menyambut antusias program ini karena memberikan ruang bagi mereka untuk berkonsultasi langsung dengan aparat keamanan laut.

 

Sebelum acara ditutup dengan doa bersama, seluruh peserta berkomitmen untuk terus menjaga hubungan baik antara komunitas nelayan dengan kepolisian. Diharapkan melalui program JANGKAR Nelayan ini, tercipta sinergi yang kuat dalam menjaga keamanan serta kelestarian pemanfaatan sumber daya laut di wilayah pesisir Gresik, sehingga kesejahteraan nelayan dapat meningkat tanpa mengorbankan keberlanjutan lingkungan maritim.(wan)