Berita  

Terhenti Selama Pandemi, Umat Hindu Desa Laban Gelar Pawai Ogoh-Ogoh Sambut Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1945

GRESIK || Setelah tiga tahun terhenti, umat hindu di Desa Laban bersuka ria menggelar pawai ogoh-ogoh. Pawai yang digelar Selasa (21/03) malam ini digelar dalam rangka menyambut Hari Raya Nyepi tahun baru saka 1945. Tak ayal, masyarakat umum menyambut jalannya pawai dengan sangat meriah.

 

Pawai ogoh-ogoh dibuka oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani. Bersama masyarakat, Bupati Yani mengikuti jalannya pawai hingga akhir. Rute dimulai dari halaman Pura Jagad Dumadi, Desa Laban Kulon, kemudian menyusuri jalan hingga perbatasan Gresik-Surabaya sebelum kembali lagi ke Pura.

Baca juga:  Bupati Gresik Sambut Komunitas Misi Ekspedisi Bengawan Solo Sekaligus Resmikan Museum Peninggalan Sejarah Desa Bedanten. 

 

Bupati Yani mengungkapkan bahwa pelaksanaan pawai ogoh-ogoh pada upacara Pecaruan Agung Tilem Kasanga atau Tawur Agung Kesanga ini merupakan suatu hal yang sudah dirindukan masyarakat akibat pandemi Covid-19.

“Setelah tiga tahun, akhirnya kita bisa bersuka ria menggelar pawai ogoh-ogoh lagi. Semoga pawai bisa berjalan lancar dan tak lupa, kami atas nama Pemerintah Kabupaten Gresik mengucapkan selamat Hari Raya Nyepi,” ujar Bupati Yani saat membuka pawai.

Baca juga:  Berlangsung Meriah, Gus Yani Dan Bu Min Naiki Mobil Listrik SMK PGRI 1 Gresik Dalam Puncak HUT Ke-77 PGRI Dan HGN 2022.

 

Sepanjang perjalanan pawai, Bupati Yani tak henti-hentinya melempar senyum dan membalas sapaan dari masyarakat yang berjubel. Semua tampak larut bersama-sama menikmati kemeriahan pawai.

 

Pelaksanaan Pawai Ogoh-ogoh yang merupakan wujud dalam melestarikan budaya dan adat masyarakat Hindu serta merupakan lambang keinsyafan manusia akan kekuatan alam semesta dan waktu yang maha dahsyat. Selepas diarak pada rute yang ditentukan, ogoh-ogoh tersebut lantas dibakar. Ini merupakan simbol memusnahkan sifat-sifat buruk manusia, sehingga hal-hal negatif tersebut tidak membawa pengaruh buruk di tahun yang akan datang.

Baca juga:  Balon Udara Meledak di Ponorogo Hancurkan Rumah Warga dan Lukai Warga

 

Bersama Bupati Yani, tampak hadir anggota DPRD Kabupaten Gresik Wongso Negoro dan Mujid Ridwan. Tampak hadir pula Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kabupaten Gresik Kusno, serta Ketua PHDI Desa Laban Haning Sudarti. Tak lupa Camat Menganti Gunawan Purna Atmaja beserta Muspika Menganti juga kompak hadir mengikuti jalannya acara.