Satu Keluarga Kecelakaan di Turunan Cangar, Isteri Tewas Suami dan Anak Selamat. 

SIDOARJO || Curamnya jalur Cangar-Pacet kembali menelan korban jiwa. Sebuah sepeda motor Vario dengan nomor W 3327 WM, mengalami kecelakaan di jalur turunan yang curam. Akibat kejadian tersebut warga asal Sidoarjo meninggal sementara sang anak selamat, Selasa (11/10/2022).

 

Korban meninggal diketahui bernama Suliah Agustina, (43) Warga Dusun/Bareng Krajan, Kecamatan Krian, Kabupaten Sidoarjo berboncengan dengan keluarganya yang terdiri dari Suami Sanuri, (47) dan satu anaknya Hafitrah Yula Anggara, (7) yang mengalami luka-luka.

Baca juga:  Tanggap Atasi Limbah Organik, Gresik Produksi Massal Eco Enzym

 

Kronologi kejadian bermula sekitar pukul 10.20 WIB, korban melaju dari arah Batu Malang menuju Pacet, namun sesampainya di lokasi kejadian tepatnya di jalur turunan curam yang disebut Tikungan Gotekan, Desa/Kecamatan Pacet tiba-tiba rem motor tak berfungsi.

 

Iptu Wihandoko Kanit Gakum Satlantas Polres Mojokerto menyebut, akibat kejadian tersebut sang ibu yang diketahui bernama Suliah Agustina itu meninggal di lokasi kejadian.

Baca juga:  Pendaftaran Cak dan Yuk Gresik 2025 Resmi Dibuka, Siapkan Formulir hingga 26 Oktober

 

Sementara sang suami bernama Sanuri tidak sadarkan diri akibat mengalami gegar otak berat serta anak korban bernama Hafitrah selamat dan mengalami luka ringan.

 

“Sudah kita tangani , dan ketiganya dievakuasi ke RSUD Sumberglagah untuk mendapat penanganan medis lebih lanjut,” bebernya.

 

Hasil pemeriksaan dan olah TKP menyebut peristiwa kecelakaan tersebut diduga akibat rem blong. “Dugaan sementara akibat remblong,” kata Iptu Wihandoko.

Baca juga:  Pitaran Pelatih Nusantara 2023 Kembali Digelar, Puluhan Pelatih Pramuka Dari Gresik Akan Suguhkan Tari Damar Kurung

 

Seorang saksi mata di lokasi kejadian, Pandu mengungkapkan ia melihat motor korban langsung masuk ke jalur penyelamat dengan tumpukan sekam.

 

“Tadi yang saya lihat orang tuanya ini sudah tidak bergerak, hanya anaknya saja yang selamat dan menangis,” bebernya. (iwan)