Harga BBM Non-Subsidi Jeblok! Pertamina hingga Shell Kompak Turunkan Tarif, Beberapa SPBU Banjir Pelanggan!

Jakarta, 12 Agustus 2025 – Gelombang penurunan harga BBM non-subsidi melanda Ibu Kota! Seluruh badan usaha BBM terkemuka, mulai dari PT Pertamina (Persero), Shell Indonesia, BP-AKR, hingga PT Vivo Energy Indonesia, secara serentak memangkas harga produk non-subsidi mereka per 1 Agustus 2025. Kebijakan ini langsung disambut antusias pengendara, terlihat dari membludaknya kendaraan di sejumlah SPBU DKI Jakarta sejak pekan pertama Agustus.

 

Di kubu Pertamina, harga Pertamax (RON 92) di Jakarta kini hanya Rp12.200 per liter, turun Rp300 dari harga sebelumnya Rp12.500. Tak ketinggalan, Pertamax Turbo juga menyentuh Rp13.200 per liter (turun Rp300), sementara Pertamax Green (RON 95) merosot jadi Rp13.000 per liter (turun Rp250). Namun, di tengah euforia penurunan, produk solar justru naik. Dexlite (CN 51) merangkak ke Rp13.850 per liter (naik Rp530) dan Pertamina Dex (CN 53) menjadi Rp14.150 per liter (naik Rp500).

Baca juga:  Pulang Belanja, Emak-emak Meninggal Usai Motornya Masuk Parit

 

Lini produk Shell pun tak mau kalah. Shell Super (setara Pertamax) dipotong jadi Rp12.580 per liter (turun Rp230), Shell V-Power dipangkas ke Rp13.050 (turun Rp250). Meski Shell V-Power Nitro+ ikut turun ke Rp13.230 (turun Rp310), Shell V-Power Diesel justru melonjak ke Rp14.380 per liter (naik Rp550). “Penyesuaian ini merupakan respons dinamis terhadap fluktuasi harga minyak mentah dunia dan nilai tukar,” jelas Arif Budiman, Analis Energi Independen. “Keputusan kolektif ini sangat strategis, terutama dalam memperkuat daya saing pasar.”

Baca juga:  Penyerahan Petikan Keputusan Bupati Sampang Tentang PPPK Formasi Guru

 

Pemain lain seperti BP-AKR dan Vivo Energy Indonesia turut meramaikan tren penurunan. BP-AKR memangkas BP 92 jadi Rp12.550 per liter dan BP Ultimate ke Rp13.050 per liter, meski BP Ultimate Diesel naik ke Rp14.380. Sementara Vivo Energy menawarkan Revvo 92 seharga Rp12.580 per liter dan Revvo 95 di Rp13.050 per liter, meski Diesel Primus Plus-nya meroket ke Rp14.380. Konsumen pun kini punya lebih banyak pilihan hemat, seperti Pertamax di Pertashop yang dibanderol Rp12.100 per liter.

Baca juga:  Heboh! Isu Karyawan Harus "Melayani" Atasannya Demi Perpanjangan Kontrak di Cikarang