Fenomena Narkotika “Zombie” Flaka, Polri Antisipasi Masuk ke Indonesia

Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri mengantisipasi fenomena narkoba “Zombie” di Philadelphia, Amerika Serikat, beredar di Indonesia.

Wakil Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Kombes Pol. Jayadi mengatakan, peredaran narkoba jenis baru bernama flaka dan mengandung Fentanyl. Namun, flaka belum terdeteksi berada di Indonesia.

“Tetapi dengan apa yang terjadi di Amerika, maka saat Rakernis di Bali, kami juga mengimbau kepada seluruh jajaran untuk mengantisiapsi terkait dengan peredaran fentanyl yang ada di sana (Amerika dan sekitarnya),” ujar Kombes Jayadi, Selasa (30/5/2023).

Baca juga:  Hadiri Peletakan Batu Pertama Masjid Baitul Muslimin, Bu Min Harapkan Mesjid Bisa Nyaman Dan Ramah Anak.

“Sampai dengan hari ini, sampai dengan saat ini, kami belum menemukan peredaran fentanyl di Indonesia,” tutur Kombes Pol. Jayadi.

Baca juga:  Sosialisasi DBHCHT, Wabup Gresik Bu Min Didampingi Sekda Achmad Washil Terus Ajak Gempur Peredaran Rokok Ilegal

Viral diberitakan di media sosial terkait kondisi Kota Philadelphia di negara bagian Pennysylvania yang sebagian besar warganya merupakan pencandu narkoba, hingga menjadi wabah.

Kota itu kini dijuluki sebagai kota “Zombie”, karena penduduknya yang pecandu narkoba beraktivitas di luar ruangan seperti layaknya zombie, berjalan tanpa arah dengan tatapan kosong akibat efek dari konsumsi narkoba.

Baca juga:  Mengungkap Rencana Anggaran Negara 2026 Indonesia yang Menggebrak: Game Changer untuk Pertumbuhan Nasional

Di kota tersebut, juga sangat mudah menyaksikan sampah-sampah narkoba berserakan, banyak tenda-tenda di pinggir jalan yang ditempati para tunawisma.

Selain tingkat pencandu narkoba yang tinggi, tingkat kejahatan juga tinggi di wilayah tersebut, sehingga membuat aparat kewalahan. (iwan)