Demi Efektivitas Pelayanan Masyarakat, Bupati Lantik 402 Pejabat & Tunjuk Khusaini Sebagai Kepala BKD Gresik.

GRESIK || Bupati Fandi Akhmad Yani  kembali melakukan mutasi atau pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan pimpinan tinggi pratama, administrator, pengawas dan fungsional dilingkungan Pemerintah Kabupaten Gresik.

 

Terdapat 402 pejabat yang dilantik hari ini Selasa (18/01/2022) yang dilangsungkan di halaman belakang Gedung Pemkab Gresik, diantaranya pejabat pimpinan tinggi pratama (eselon II.b), Pejabat Administrator (eselon III.a), Pejabat Administrator (eselon III.b), Pejabat Pengawas (eselon IV.a), Pejabat Pengawas (eselon IV.b), Kepala Puskesmas, Kepala UPT SMP Negeri dan juga Kepala UPT SD Negeri.

 

Dalam pelantikan tersebut terdapat dua OPD yang dilebur. Selain itu juga ada OPD baru yang berdiri sendiri.

Baca juga:  TUTUP GINOFEST 2021, WAKIL BUPATI GRESIK HARAPKAN INOVASI YANG BERKELANJUTAN UNTUK KEMAJUAN GRESIK

 

Dua organisasi perangkat daerah Pemkab Gresik yang di merger tersebut, yakni Dinas Pemuda dan Olahraga gabung menjadi Dinas Pariwisata, pemuda, Olahraga dan Ekonomi Kreatif dengan posisi jabatan Kepala OPD eselon II yang kini dijabat oleh Sutaji Rudy. Sementara itu, Dinas Pertanahan gabung menjadi Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang.

 

Sementara OPD baru itu adalah, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) menjadi Kantor Kesbangpol. Kemudian unit pemadam kebakaran menjadi OPD Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan.

Baca juga:  Safari Ramadhan Di Masjid Akbar Al-jihat Sampang, Wakil Bupati Sampang Serahkan Bantuan Kepada Masyarakat

 

Menurut Gus Yani, peleburan ini bertujuan untuk efisiensi dan juga efektifitas Pelayanan masyarakat. “Kita jalankan sesuai dengan aturan, jadi sejumlah OPD atau dinas bisa digabung sesuai dengan tugas pokok dan fungsi yang berkaitan. Sebab didalam aturan Permendagri menyebutkan bahwa dinas yang ada tupoksinya sesuai dengan dinas lain otomatis harus melebur. Jadi kita sesuaikan dengan permendagri,” kata Gus Yani.

Gus Yani juga menyebut perampingan itu guna efisiensi pelayanan birokrasi agar tidak terlalu Panjang atau banyak. Selain itu untuk menghemat anggaran yang bertujuan untuk percepatan pembangunan di Kabupaten Gresik.

Baca juga:  Lancarkan Roda Perekonomian, November 2023 Ruas Jalan Cerme Lor - Pundutrate Bakal Mulus.

Sementara itu, hal yang tak kalah penting adalah terkait pembentukan OPD baru yakni Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan. Bupati Millenial Itu Mengatakan, Melihat bahwa Kabupaten Gresik merupakan kawasan industry yang cukup padat.  Maka salah satu kebutuhan penting yaitu Pemkab Gresik membentuk OPD baru yang khusus menangani permasalahan Kebakaran dan Penyelamatan.

Gus Yani berharap, sejumlah pejabat yang telah menjalani pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan tersebut dapat melaksanakan tugasnya dengan penuh tanggung jawab atas amanah yang dibebankan. (iwan)