Kemenhub Buka Mudik Gratis Kapal Laut 2026, 66 Ribu Kursi Menanti Pemudik Kepulauan

Jakarta – Kementerian Perhubungan Republik Indonesia resmi meluncurkan program mudik gratis menggunakan moda kapal laut untuk menyambut Lebaran 2026. Keberangkatan perdana dijadwalkan pada 11 Maret 2026 dan akan terus berlangsung hingga awal April mendatang.

 

Program pelayaran gratis ini akan berakhir pada 5 April 2026, mencakup berbagai rute strategis menuju sejumlah pelabuhan yang tersebar di seluruh Nusantara. Layanan ini dirancang khusus untuk menjangkau masyarakat yang tinggal di wilayah kepulauan dan kawasan timur Indonesia yang selama ini memiliki keterbatasan akses transportasi.

 

Sejumlah provinsi menjadi sasaran utama program ini, di antaranya Sumatera Selatan, Jawa Timur, Jawa Tengah, Maluku, dan Papua. Pemilihan wilayah-wilayah tersebut mencerminkan komitmen pemerintah dalam memberikan akses mudik yang setara bagi seluruh lapisan masyarakat, termasuk mereka yang berada di pelosok kepulauan.

Baca juga:  Rakor Pemberantasan Korupsi Jadi Upaya Bersama Turunkan Angka Korupsi

 

Pendaftaran program telah resmi dibuka sejak 1 Maret 2026 melalui kanal digital resmi Kemenhub. Berdasarkan informasi yang diunggah melalui akun Instagram @kemenhub151, total kuota yang disiapkan untuk moda kapal laut mencapai 66.082 penumpang.

 

Meski antusiasme publik diprediksi tinggi, detail teknis persyaratan dan tata cara pendaftaran khusus untuk moda kapal laut masih menunggu pengumuman resmi. Direktorat Jenderal Perhubungan Laut melalui akun Instagram @djplkemenhub151 menyatakan bahwa informasi lengkap akan segcara disampaikan kepada publik dalam waktu dekat.

Baca juga:  Jual Gadis ke Laki-laki Hidung Belang, Emak-emak Asal Magetan Raih 200 Ribu Perhari

 

Masyarakat yang berminat mengikuti program ini sangat dianjurkan untuk memantau kanal resmi Kemenhub secara berkala agar tidak melewatkan informasi terbaru. Mengingat kuota yang tersedia terbatas, calon peserta disarankan segera melakukan pendaftaran begitu mekanisme resmi diumumkan.

 

Di sisi lain, pemerintah telah memetakan perkiraan puncak arus mudik yang diprediksi jatuh pada 18 Maret 2026. Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengungkapkan hal itu saat ditemui wartawan di Stasiun Gambir, Jakarta, pada Selasa, 24 Februari 2026.

 

“Puncak arus mudik kalau hitungannya 18 Maret,” ujar Dudy saat menjelaskan proyeksi pergerakan pemudik tahun ini.

Baca juga:  Serahkan 356 Kendaraan Roda Dua Kepada Kepala Desa dan Lurah, Bupati Gresik: Tingkatkan Pelayanan, Jangan Bermalas-malasan

 

Sebagai langkah antisipasi kepadatan, pemerintah mendorong penerapan skema work from anywhere atau WFA bagi aparatur sipil negara maupun pekerja sektor swasta. Kebijakan ini membuka peluang bagi masyarakat untuk mudik lebih awal tanpa perlu menunggu periode cuti bersama secara bersamaan.

 

“Tapi dengan WFA kita harapkan puncak itu bisa kita sebar. Kita bisa distribusi ke tanggal-tanggal mulai hari Jumat, 17 Maret 2026,” tambah Dudy, menegaskan harapan pemerintah agar arus pemudik dapat lebih terdistribusi secara merata sejak akhir pekan sebelum puncak mudik tiba.(wan)