Gresik dan Freeport Indonesia Kolaborasi Dahsyat Wujudkan Masyarakat Sehat dan Lingkungan Lestari

GRESIK || Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik dan PT Freeport Indonesia (PTFI) memperkuat komitmennya dalam membangun masyarakat yang sehat dan lingkungan yang berkelanjutan melalui forum Rembuk Akur ke-11.

Pertemuan strategis yang digelar di Ruang Mandala Bhakti Praja, Kantor Bupati Gresik, pada Rabu (27/8) ini menjadi bukti nyata sinergi positif antara dunia industri, pemerintah, dan masyarakat untuk percepatan program investasi sosial.

 

Sekretaris Daerah Kabupaten Gresik, Achmad Washil Miftahurrahman, memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas komitmen berkelanjutan PTFI. “Rembuk akur ini menjadi forum penting untuk membangun komunikasi antara perusahaan dan masyarakat. Dengan komitmen bersama, kami berharap kegiatan ini dapat memberikan dampak nyata bagi kemaslahatan masyarakat di sekitar wilayah perusahaan,” tegas Sekda Gresik dalam sambutannya.

Baca juga:  Terjatuh Saat Mendahului, Pemotor Tewas Terlindas Truk Tronton di Tuban. 

 

Forum kali ini secara khusus menyoroti kemajuan program Corporate Social Responsibility (CSR) PTFI yang berfokus pada dua pilar utama: Bina Manusia dan Bina Lingkungan. Pada aspek kemanusiaan, program difokuskan pada penanggulangan masalah kesehatan seperti stunting, tuberkulosis (TBC), dan demam berdarah. Sementara pada aspek lingkungan, fokus utamanya adalah penyediaan air bersih dan sanitasi yang layak.

 

“Pada aspek kemanusiaan dan lingkungan terdapat 2 hal yang harus diperhatikan yakni bersifat fisik dan non fisik. Hal-hal yang bersifat fisik meliputi air bersih dan sanitasi, sedangkan non fisik meliputi konsep upaya penurunan stunting, penanganan TBC dan demam berdarah,” jelas Achmad Washil lebih lanjut. Ia juga berharap forum ini dapat merumuskan langkah strategis bersama para pemangku kepentingan untuk menyelesaikan permasalahan yang ada.

Baca juga:  Momen Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Pemkab Gresik Luncurkan Mesin RDF Untuk Ciptakan Energi Alternatif Dari Sampah

 

PTFI, melalui kolaborasinya dengan Human Initiative, menggarisbawahi pentingnya pendekatan komprehensif. Tidak hanya membangun infrastruktur fisik, tetapi juga mendorong program imunisasi, penyuluhan kesehatan, dan perubahan pola pikir masyarakat. Program ini menyasar wilayah Kecamatan Bungah dan Manyar, yang merupakan area ring 1 operasi smelter perusahaan.

 

Vice President Business Process Smelting and Refining PTFI, Arifin Buman, menegaskan komitmen perusahaan untuk mendukung pemerintah. “Kami mendukung upaya pemerintah dalam percepatan dan penyediaan akses air bersih bagi masyarakat. Kami juga menyadari, implementasi program CSR dan operasional smelter yang aman serta berkelanjutan memerlukan kolaborasi dengan para pemangku kepentingan,” ujar Arifin.

Baca juga:  PERINGATI NUZULUL QUR'AN, BUPATI DAN WAKIL BUPATI GRESIK SANTUNI 1000 ANAK YATIM

 

Di akhir pernyataannya, Arifin menyampaikan harapan yang besar akan hasil forum ini. “Semoga forum ini membawa manfaat bersama dan memperkuat sinergi antara dunia industri, pemerintah, dan masyarakat,” pungkasnya.

 

Forum strategis ini dihadiri oleh jajaran Asisten I dan III Pemkab Gresik, perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), manajemen PTFI, mitra kerja, akademisi, serta sembilan kepala desa dan camat dari wilayah ring 1. Keberhasilan kolaborasi ini diharapkan dapat menjadi model terbaik untuk kemitraan pemerintah dan swasta dalam membangun kesejahteraan masyarakat. (Red)