Kesaksian Warga Bawean, Gempa Terjadi Setelah Salam Shalat Ashar 

JAWA TIMUR || Gempa yang kembali mengguncang Pulau Bawean, Gresik, Jawa Timur, Rabu (17/4/2024) sore. Kali ini gempa berkekuatan magnitudo 5,0 dengan kedalaman 10 KM.

 

Berdasarkan data BMKG, titik pusat gempa berada di laut 37 KM sebelah barat Pulau Bawean. Gempa dirasakan (MMI) II-III Bawean.

 

“#Gempa Mag:5.0, 17-Apr-2024 15:15:03WIB,” cuit @infoBMKG di kutip dari media sosial twiiter atau X, Rabu (17/4/2024). “Tidak berisiko tsunami, hanya goncangan,” tulis BMKG.

Baca juga:  Silaturahmi Bersama Karyawan Lokal PT. Freeport Indonesia, Bupati Gresik Gus Yani Ingatkan Untuk Terus Upgrade Kualitas Diri

 

BMKG memberi disclaimer jika informasi gempa ini mengutamakan kecepatan. Sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data.

 

Gempa kali ini dirasakan hampir seluruh masyarakat Bawean. Salah satunya, Adi warga desa Sidogendeng Batu, Sangkapura, Bawean.

Baca juga:  MOMENTUM HARI KEMERDEKAAN RI KE 77, BUPATI GRESIK SERAHKAN PENGHARGAAN BAGI PARA INSAN BERJASA DAN BEPRESTASI

 

Adi mengaku dirinya berada di Masjid saat terjadi gempa. Gempa kali ini berbeda dari beberapa gempa susulan sebelumnya, yang hanya dirasakan oleh sebagian orang.

“Ya, (gempa) untungnya cuma bentar. Kuat banget tadi guncangannya,” kata Adi.

 

Saat gempa berlangung, Adi mengaku sedang sholat ashar berjamaah di Masjid. Gempa terjadi tepat di ujung atau akhir sholat. “Tadi, pas waktu salam, assalamualaikum, gempa. Orang-orang merasakan semua,” katanya.

Baca juga:  Putuskan Pacar Setelah 8 Kali Berhubungan Badan, Seorang Pemuda Harus Berurusan Dengan Polisi. 

 

Sementara itu, Abror, warga desa Kepuh Teluk, Tambak, Bawean juga mengaku merasakan guncangan cukup kuat. “Goyangannya terasa banget, kepala sampai terasa pusing. Saya ada di toko, lihat tetangga pada lari semua keluar,” kata Abror saat dihubungi. (iwan)