Polisi Gagalkan Peredaran Narkoba di Bawean

Gresik – Satresnarkoba Polres Gresik berhasil menggagalkan peredaran narkoba di Pulau Bawean Kabupaten Gresik. Dari hasil penangkapan petugas berhasil mengamankan satu plastik Klip yang didalamnya berisi Kristal warna putih diduga narkotika jenis shabu dengan berat timbang bruto ± 0,2,0 gram berikut bungkusnya, 1 pipet kaca bekas pakai, 1 secrop dari potongan sedotan, 2 potongan sedotan yang digunakan untuk menghisap shabu.

 

Kapolres Gresik AKBP Adhitya Panji Anom melalui Kasatreskoba Polres Gresik AKP Tatak Sutrisno mengatakan, berhasil menggagalkan peredaran narkoba di Pulau Bawean.

Baca juga:  Momen Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Pemkab Gresik Luncurkan Mesin RDF Untuk Ciptakan Energi Alternatif Dari Sampah

 

“Ada dua orang pelaku yang kami amankan,” tegasnya. Jumat (10-3-2023).

Pengungkapan tersebut berawal dari penyelidikan Satresnarkoba Polres Gresik pada hari Selasa, 7 Maret 2023 sekira pukul 08.00 Wib, di pinggir Jalan Desa Kepuh Legundi, Kecamatan Tambak Kabupaten Gresik.

 

Baca juga:  Dirut PT KAI Dukung Polisi Proses Hukum Oknum Pegawai Terduga Teroris

NH 30 tahun terlebih dahulu diamankan di pinggir Jalan Desa Kepuh Legundi Kecamatan Tambak Kab. Gresik. Petugas bergerak cepat mengamankan satu pelaku lainnya AW didalam rumah Dusun Bengko Loar Rt/Rw 001/002 Desa Kepuh Teluk Kecamatan Tambak Kabupaten Gresik, karena kedapatan memiliki dan menguasai satu Plastik Klip yang didalamnya berisi Kristal warna putih diduga narkotika jenis shabu dengan berat timbang bruto ± 0.20 gram berikut bungkusnya.

Baca juga:  Hujan Intensitas Tinggi Sebabkan Banjir Hingga Ketinggian Satu Meter di Lumajang

 

“Selanjutnya pelaku berikut barang bukti dibawa ke Polres Gresik untuk dilakukan proses hukum. Barang bukti yang diamankan lainnya ada dua buah handphone,” tegasnya lagi.

 

Keduanya dijerat dengan Pasal 114 ayat (1) Subs Pasal 112 ayat (1) Jo Pasal 132 ayat (1) UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.