LINTAS9|| GRESIK— Warga Kabupaten Gresik yang akan beraktivitas di kawasan pusat kota pada Sabtu, 29 Agustus 2026, perlu mengantisipasi perubahan arus lalu lintas. Pemerintah Kabupaten Gresik akan menggelar Karnaval Kemerdekaan dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, dengan rute yang melintasi sejumlah ruas jalan utama.
Berdasarkan agenda resmi Pemerintah Kabupaten Gresik, karnaval dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 29 Agustus 2026, mulai pukul 14.00 WIB. Rangkaian kegiatan dimulai dari halaman Kantor Bupati Gresik dan berakhir di kawasan WEP.
Dalam informasi yang disampaikan Dinas Perhubungan Kabupaten Gresik, rombongan karnaval akan bergerak dari Jalan Dr. Wahidin SH menuju Jalan Dr. Soetomo, Jalan Jaksa Agung Suprapto, Jalan Pahlawan, kemudian Jalan KH. Wachid Hasyim hingga mencapai titik akhir di Pendopo Bupati Gresik.
Pergerakan massa dalam jumlah besar tentu akan berdampak terhadap arus kendaraan. Karena itu, Dishub Gresik menyiapkan rekayasa lalu lintas sekaligus sejumlah jalur alternatif bagi masyarakat yang tetap harus melakukan perjalanan ketika karnaval berlangsung.
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Gresik, Khusaini, S.E., M.Si., mengimbau masyarakat untuk memperhatikan perubahan arus tersebut dan sebisa mungkin menghindari jalur utama karnaval apabila tidak memiliki kepentingan di kawasan tersebut.
Menurut Khusaini, pengaturan lalu lintas dilakukan untuk mengantisipasi kepadatan sekaligus menjaga keamanan masyarakat selama rangkaian karnaval berlangsung. Pengguna jalan juga diminta tidak hanya mengandalkan rute yang biasa digunakan, tetapi menyesuaikan perjalanan dengan jalur alternatif yang telah disiapkan petugas.
“Pengguna jalan kami imbau untuk menghindari rute karnaval selama kegiatan berlangsung dan mengikuti arahan petugas di lapangan. Rekayasa ini dilakukan agar kegiatan berjalan lancar sekaligus mengantisipasi kepadatan lalu lintas,” demikian imbauan yang disampaikan melalui informasi Dinas Perhubungan Kabupaten Gresik.
Salah satu jalur yang perlu diperhatikan adalah akses dari arah Lamongan dan Cerme menuju Surabaya. Kendaraan dapat menggunakan Jalan Kedanyang–Prambangan, kemudian Jalan Mayjen Sungkono sebelum meneruskan perjalanan ke arah Surabaya. Alternatif lainnya adalah melalui Jalan Lamongan/Cerme menuju Tol Kebomas, kemudian melanjutkan perjalanan ke Surabaya.
Sementara bagi masyarakat dari arah Lamongan atau Cerme yang hendak menuju pusat Kota Gresik, jalur alternatif dapat melewati Jalan KH. Syafi’i, Jalan Roomo, kemudian Jalan Gubernur Suryo sebelum melanjutkan perjalanan sesuai tujuan.
Rute alternatif juga disiapkan bagi kendaraan yang menuju kawasan Sunan Giri. Pengendara dari arah Lamongan dan Cerme dapat memanfaatkan Jalan Kedanyang–Prambangan, dilanjutkan ke Jalan Mayjen Sungkono dan kemudian menuju Jalan Sunan Giri.
Kawasan Sunan Malik Ibrahim juga memiliki jalur alternatif tersendiri. Pengendara dari arah Lamongan atau Cerme dapat melewati Jalan KH. Syafi’i, Jalan Roomo, Jalan RA Martadinata, Jalan Yos Sudarso, Jalan AKS Tubun, Jalan KH. Zubair, hingga Jalan KH. Agus Salim dan Jalan Malik Ibrahim.
Bagi kendaraan yang datang dari arah Surabaya, Dishub juga mencantumkan alternatif melalui Jalan Veteran, Jalan Kapten Dulasim, Jalan Ibrahim Zahir, Jalan Harun Thohir, Jalan Keramat Langon, kemudian Jalan KH. Agus Salim dan Jalan Malik Ibrahim.
Dishub Gresik meminta masyarakat mempertimbangkan waktu perjalanan sebelum melintas di kawasan pusat kota. Pengendara yang tidak memiliki keperluan di sekitar jalur karnaval disarankan memilih rute lain untuk mengurangi potensi antrean kendaraan.
Di sisi lain, Pemkab Gresik memang menjadikan karnaval sebagai salah satu agenda utama peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI. Pemerintah daerah mengajak masyarakat menyaksikan kemeriahan acara tersebut sebagai ruang hiburan sekaligus momentum mempererat kebersamaan warga.
Karnaval diperkirakan menghadirkan suasana berbeda di pusat Kabupaten Gresik. Jalan yang biasanya dipenuhi kendaraan akan menjadi bagian dari perayaan, sementara masyarakat dapat menyaksikan berbagai kreasi dan penampilan dalam rangka memeriahkan kemerdekaan.
Namun, kemeriahan tersebut tetap membutuhkan dukungan pengguna jalan. Kepatuhan terhadap rekayasa lalu lintas, kesediaan menggunakan jalur alternatif, serta mengikuti arahan petugas menjadi bagian penting agar mobilitas masyarakat tetap berjalan tanpa mengganggu keselamatan peserta maupun penonton.
Dengan rekayasa yang telah disiapkan, Dinas Perhubungan Kabupaten Gresik berharap pelaksanaan Karnaval Kemerdekaan pada Sabtu, 29 Agustus 2026, dapat berlangsung aman, tertib, dan lancar. Masyarakat pun diharapkan ikut berperan menjaga ketertiban sehingga perayaan kemerdekaan tidak hanya meriah, tetapi juga nyaman bagi seluruh warga.@brewok












