Indeks
banner 728x90

Ketua MADAS Gresik Turun Langsung, Organisasi Madura Asli Sedarah Ikut Terlibat dalam Pencarian Pemancing Hilang di Benowo

banner 468x60

LINTAS9 || GRESIK – Kepedulian terhadap sesama kembali ditunjukkan organisasi kemasyarakatan Madura Asli (MADAS) Sedarah Kabupaten Gresik. Saat seorang pemuda asal Romokalisari, Surabaya, dilaporkan hilang dan diduga tenggelam saat memancing di kawasan perairan Benowo, unsur MADAS turut ambil bagian dalam operasi pencarian bersama tim gabungan.

 

Sejak laporan diterima pada Senin pagi, sejumlah relawan dan personel dari berbagai instansi bergerak menuju lokasi untuk membantu proses pencarian. Di tengah upaya penyisiran yang dilakukan di area perairan dan sekitar hutan mangrove, kehadiran anggota MADAS menjadi salah satu bentuk dukungan kemanusiaan bagi keluarga korban yang tengah menanti kabar.

 

Ketua DPC MADAS (Madura Asli) Sedarah Kabupaten Gresik, H. Muhammad Salim, S.Ag., mengatakan bahwa keterlibatan organisasinya dalam operasi pencarian merupakan wujud nyata kepedulian sosial yang selama ini menjadi komitmen MADAS di tengah masyarakat.

 

“Kami hadir bukan semata-mata sebagai organisasi kemasyarakatan, tetapi sebagai bagian dari masyarakat yang memiliki tanggung jawab moral untuk membantu ketika ada warga yang membutuhkan pertolongan. Begitu mendapat informasi adanya pemuda yang diduga tenggelam saat memancing, kami langsung berkoordinasi dan mengerahkan anggota untuk ikut membantu proses pencarian,” ujar H. Muhammad Salim di lokasi kegiatan.

 

Menurutnya, sinergi antara organisasi masyarakat, aparat pemerintah, relawan, dan unsur penyelamat menjadi faktor penting dalam menghadapi situasi darurat seperti ini. Karena itu, MADAS berupaya mengambil peran sesuai kemampuan yang dimiliki agar proses pencarian dapat berjalan lebih maksimal.

“Kami mengapresiasi kerja keras seluruh tim gabungan yang sejak pagi terus melakukan penyisiran. Semoga korban segera ditemukan dan keluarga diberikan ketabahan dalam menghadapi musibah ini. MADAS akan terus mendukung proses kemanusiaan seperti ini selama dibutuhkan,” katanya.

 

Di lapangan, anggota MADAS tampak berkoordinasi dengan unsur Basarnas, BPBD, kepolisian, TNI, PMI, serta relawan lainnya. Kondisi medan yang dipenuhi vegetasi mangrove dan area berlumpur tidak menyurutkan semangat para personel untuk melakukan pencarian. Sejumlah titik yang diduga menjadi lokasi terakhir korban terlihat terus dipantau guna mempersempit area penyisiran.

 

Korban yang diketahui bernama Lutman Hakim (23), warga Kelurahan Romokalisari, Kecamatan Benowo, Surabaya, dilaporkan hilang saat memancing. Berdasarkan informasi yang beredar di posko pencarian, korban memiliki ciri-ciri berambut pendek, bertubuh kurus, berkulit sawo matang, serta saat terakhir terlihat mengenakan jaket warna krem, celana panjang hitam, dan sandal hitam.

 

Bagi MADAS Gresik, keterlibatan dalam operasi pencarian ini bukan hanya soal membantu menemukan korban, melainkan juga menunjukkan bahwa nilai gotong royong dan solidaritas sosial masih hidup di tengah masyarakat. Kehadiran berbagai elemen yang bekerja bersama tanpa memandang latar belakang menjadi gambaran nyata semangat kemanusiaan yang terus dijaga.

 

Hingga proses pencarian berlangsung, tim gabungan masih melakukan penyisiran di sejumlah titik yang dianggap berpotensi menjadi lokasi korban. Sementara itu, MADAS Gresik memastikan akan tetap berpartisipasi dan memberikan dukungan selama operasi pencarian masih berlangsung, sebagai bentuk komitmen organisasi dalam setiap kegiatan sosial dan kemanusiaan di wilayah Gresik maupun kawasan sekitarnya.(BREWOK)

 

 

banner 325x300
banner 728x90
Exit mobile version