GRESIK || Masyarakat Kabupaten Gresik patut berbangga hati. Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Gresik secara resmi mengingatkan dan memberikan pencerahan kepada publik bahwa proses pengambilan kembali barang bukti dari suatu kasus kecelakaan lalu lintas tidak dipungut biaya sepeser pun. Kebijakan ini merupakan wujud komitmen Polri dalam memberikan pelayanan yang transparan dan akuntabel kepada masyarakat, sekaligus meluruskan berbagai miskonsepsi yang beredar.
Kebijakan tanpa biaya ini bukanlah tanpa dasar hukum, melainkan telah diatur secara jelas dan tegas dalam Peraturan Kapolri Nomor 10 Tahun 2010 tentang Pengelolaan Barang Bukti di Lingkungan Polri. Proses pengambilan barang bukti, seperti kendaraan yang disita, hanya dapat dilakukan setelah seluruh proses hukum dinyatakan selesai dan telah memiliki kekuatan hukum yang tetap. “Kami ingin menyampaikan pesan yang jelas kepada masyarakat bahwa pelayanan kami adalah yang terbaik untuk mereka. Tidak ada istilah pungutan liar dalam pengambilan barang bukti ini, itu sudah menjadi aturan utama kami,” tegas seorang narasumber dari jajaran Satlantas Polres Gresik.
Meskipun gratis, masyarakat diimbau untuk memastikan seluruh administrasi dan dokumen kepemilikan kendaraan dalam kondisi lengkap dan valid sebelum datang ke kantor polisi. Kelengkapan administrasi ini mutlak diperlukan untuk dibuktikan dan ditunjukkan kepada petugas yang berjaga guna memastikan proses penyerahan barang bukti dilakukan kepada pemilik yang sah dan benar. “Kunci kelancaran prosesnya ada di tangan masyarakat sendiri. Pastikan semua surat-surat seperti STNK, BPKB, dan identitas diri sudah siap dan lengkap. Ini penting untuk keamanan dan keabsahan proses hukum,” tambah narasumber tersebut.
Inisiatif sosialisasi melalui poster informasi ini merupakan bagian dari program “Polres Gresik Spartan” yang mengedepankan nilai-nilai sinergitas, presisi, dan amanah. Dengan adanya pengumuman resmi ini, diharapkan masyarakat menjadi lebih paham akan haknya dan tidak mudah terjebak oleh oknum-oknum yang mungkin memanfaatkan situasi. (Iwan)












