Tabrakan Maut Antara Bus dan Kereta Api di Tulungagung Korbankan 5 Jiwa Melayang. 

JATIMTIME.COM – TULUNGAGUNG || Tragedi kecelakaan lalu lintas (Lakalantas) terjadi antara Bus Harapan Jaya dengan Nomor Polisi AG 7679 US dengan Kereta Api Dhoho Penataran lokomotif 351, Minggu (27/02/2022).

 

Kecelakaan itu terjadi di Jalan Umum masuk Desa Ketanon, Kecamatan Kedungwaru, Kabupaten Tulungagung, sekitar pukul 05.16 WIB.Hal itu disampaikan oleh keterangan pers Kepolisian Resor (Polres) Tulungagung.

 

Korban meninggal dari tragedi tersebut sebanyak lima jiwa yang seluruhnya penumpang bus, juga mengakibatkan Bus Harapan Jaya mengalami rusak parah. Penumpang Bus Harapan Jaya yang lain mengalami luka – luka. Saat ini, seluruh korban telah dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr Iskak Tulungagung.

Baca juga:  Dunia Pendidikan Jember Heboh, Puluhan Pelajar SMP Jember Konsumsi Pil Koplo

 

Kapolres Tulungagung, AKBP Handono Subiakto, bersama Kasat lantas dan Kapolsek Kedungwaru serta petugas dari lakalantas Polres Tulungagung yang hadir di lokasi kecelakaan menjelaskan kronologi kecelakaan tersebut.Berdasarkan keterangan saksi, semula Bus Harapan Jaya berjalan dari arah barat menuju ke arah timur. Sedangkan Kereta Api Dhoho Penataran lokomotif 351, berjalan dari arah selatan menuju kearah utara.

Baca juga:  Putuskan Pacar Setelah 8 Kali Berhubungan Badan, Seorang Pemuda Harus Berurusan Dengan Polisi. 

“Sesampainya di TKP [Tempat Kejadian Perkara], diduga pengemudi Bus Harapan Jaya dengan Nopol AG 7679 US, pada saat berjalan melintasi persimpangan Kereta Api tanpa palang pintu, kurang memperhatikan adanya kereta api yang akan melintas. Sehingga terjadi kecelakaan tersebut,” jelas Handono.

Baca juga:  Konvoi Pesilat Trenggalek, Polisi Tetap Tindak Pelanggar Lalu -lintas

 

Sopir Bus Harapan Jaya berinisial SD (34) dan masinis Kereta Api Dhoho Penataran lok 351 berinisial SW, serta asistennya yang bernisial HD, menjalani pemeriksaan di ruang Unit Laka Lantas Satlantas Polres Tulungagung.

 

“Untuk para korban yang luka luka sudah dibawa ke rumah sakit untuk penanganan medis. Tentunya hal ini menjadi pembelajaran bagi kita semua agar selalu berhati-hati saat berkendara,” tandas Handono. (iwan)