SELAMATKAN GENERASI MUDA, BUPATI GRESIK TURUN LANGSUNG DAN KAMPANYEKAN ‘WAR ON DRUGS’ BERSAMA BNNK GRESIK

JATIMTIME.COM – GRESIK || Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani mengapresiasi upaya BNN (Badan Narkotika Nasional) Kabupaten Gresik dalam mengkampanyekan Pencegahan dan juga Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) dilingkungan sekolah. Gus Yani sapaan akrab Bupati Gresik juga turut andil dalam kampanye tersebut.

 

Seperti yang dilakukan hari ini, Senin (28/03/2022) di SMA Muhammadiyah 1 Gresik. Bupati millenial tersebut menyerukan siswa di sekolah tersebut untuk nyatakan ‘War On Drugs’ atau perang terhadap narkoba demi generasi muda yang gemilang.

Baca juga:  Apresiasi yang dilakukan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Gresik dalam sosialisasi di 2 Kawasan Industri,berdampak positif 

“Millenial Gresik harus jauh dari narkoba. Jika ingin sukses dimasa mendatang, maka cukup 2 kata yaitu Jauhi Narkoba,” serunya.

 

Gus Yani sangat mendukung kampanye ini, sebab menurutnya kampanye pencegahan dan peredaran narkoba dengan sasaran kaum milenial ini sangat strategis digelar. Tujuan untuk mengajak masyarakat terutama kaum milenial memerangi penyalahgunaan dan peredaran gelar narkoba.

Baca juga:  Gandeng Diskoperindag Kabupaten Gresik, Dinkop Provinsi Jatim Gelar Pelatihan di Duduksampeyan

 

“Dalam rangka menumbuhkan imunitas masyarakat untuk tidak melakukan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba. Serta mewujudkan Gresik secara khusus dan Indonesia secara umum Bersinar, Bersih Narkoba,” paparnya.

 

Ia menambahkan, Pemkab Gresik menyambut baik kegiatan kampanye War On Drug yang digelar BNNK Gresik tersebut. Ia berharap generasi milenial terutama pelajar dapat menjadi agen dalam pemberantasan narkoba, dengan cara berani mengatakan tidak ataupun melaporkan jika mengetahui adanya tindakan penyalahgunaan narkoba.

Baca juga:  Bupati Sampang dan Wakil Bupati Sampang Launching Pelayanan Rawat Jalan Di RSUD Dr. Muhammad Zyn

 

“Kami berharap generasi milenial bisa menjadi agen pemberantasan narkoba khususnya di lingkungan sekolah. Termasuk ikut mengkampanyekan bahaya narkoba,” ungkapnya. (red)