Puluhan Mahasiswa Gelar Orasi Di Depan Polres Magetan Peringati Hari HAM Sedunia, Ini Faktanya. 

MAGETAN, JATIMTIME.COM – Momentum Hari Hak Azasi Manusia (HAM) Sedunia, Puluhan Mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Magetan (AMM) menggelar Orasi di depan Mapolres Magetan, Rabu (01/12/2021).

Dalam Orasinya, Puluhan Mahasiswa tersebut menolak lupa atas kasus Pembunuhan Aktivis Munir menjelang kadaluarsa. Dengan membuat Teatrikal Keranda Mayat yang menggambarkan Matinya HAM.

Mereka memaksa masuk ke dalam Mapolres, namun dihadang Pasukan Sat Sabhara Polres Magetan yang sudah siap sebelum para Peserta Unjuk Rasa datang.

Baca juga:  Empat Karyawan Pabrik Cokelat di Gresik Terbukti Positif Omicron. 

Peristiwa semakin memanas, saat salah satu Mahasiswa tiba-tiba Pingsan ketika melakukan Orasi di depan Penjagaan para Polisi.

Situasi mulai kondusif ketika telah terjadi Negosiasi dan Perwakilan para Mahasiswa diperkenankan masuk ke dalam Mapolres Magetan untuk menyampaikan Aspirasinya dan diterima dengan baik oleh Kapolres Magetan.

Tapi sebagai Informasi, Orasi Mahasiswa yang digelar di depan Polres Magetan ini bukanlah demo yang sebenarnya. Melainkan hanyalah sebuah Skenario Perlombaan Orasi Mahasiswa yang diinisiasi Polres Magetan dalam rangka Memperingati Hari HAM oleh Polda Jatim.

Baca juga:  Ngaji Politik Bersama Ketum DPP PAN Zulkifli Hasan di Pesantren Karang Durin Sampang

“Ini adalah Simulasi atau Skenario Lomba Orasi Mahasiswa dengan tema “Peringatan Hari HAM Sedunia” dengan tema “Menolak Lupa Pembunuhan Munir Jelang Masa Kadaluarsa”. Lomba ini digelar oleh Polda Jatim untuk memperingati Hari HAM Sedunia,” Terang Kasi Humas Polres Magetan, AKP Kuncahyo, Rabu (01/12/2021).

AKP Kuncahyo menjelaskan, “Perlombaan Orasi diselenggarakan dengan tujuan memberikan Wadah atau Ruang bagi Masyarakat dalam menyampaikan Aspirasi dan Ekspresinya, sekaligus memberikan Edukasi terkait cara menyampaikan Aspirasi sesuai dengan Aturan dan Hukum yang berlaku,” Jelasnya.

Baca juga:  Racer Mobil Mini 4WD beradu Ketangkasan di Event Side Damper Class Gresik

“Juga ada kandungan maksud, bahwa Polri siap dikritik sekiranya masih ada Pelayanan Masyarakat yang kurang baik. Yang tentunya siap menjadi lebih baik lagi demi Melayani Masyarakat,” Imbuhnya.

“Yang jelas Perlombaan ini menggambarkan bahwa Kita atau Polri tidak Alergi Kritik, tidak Anti Kritik. Kita siap dikritik untuk memberikan Pelayanan yang Terbaik bagi Masyarakat,” Tutup Kasi Humas Polres Magetan, AKP Kuncahyo. (iwan)