Penuhi Kebutuhan Masyarakat, Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah Resmikan Program Air Bersih dan Sanitasi CSR PT. Cargill Indonesia

JATIMTIME.COM – GRESIK || Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah Kamis (10/02/22) meresmikan program penyambungan air bersih dan sanitasi jamban CSR (Corporate Social Responcibility) PT. Cargill Indonesia dan USAID IUWASH PLUSH oleh Yayasan Cempaka berupa penyambungan saluran air minum rumah tangga dan sanitasi jamban.

 

Pada acara peresmian program saluran air bersih dan sanitasi CSR PT. Cargill Indonesia tersebut juga diserahkan secara langsung oleh Wakil Bupati Gresik bersama Mission Director PT. Cargill penerbitan nomor pelanggan baru Perumda Giri Tirta kepada pelanggan penerima manfaat kepada 3 warga Kelurahan dan 1 Warga Desa di Kecamatan Gresik.

 

Turut mendampingi Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah, Plt Dirut PDAM Giri Tirta Gunawan Setjadi, Mission Director USAID Indonesia Jeff Cohen, Konsulat Jendral Amerika Serikat Jonathan Alan, Admin and Relation Manager PT. Cargill Indonesia-Cocoa & Chocolate Gresik Adi Suprayitno, Plant Manager PT. Cargill Indonesia Harya Pranthesna dan Ketua Yayasan Cempaka Syarifudin Latif.

 

Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah dalam sambutannya menyampaikan dalam rangka mendukung terwujudnya Sustainable Development Goals (SDGS) pada tahun 2030 khusunya untuk peningkatan layanan serta akses air bersih dan sanitasi yang sehat maka Pemerintah Kabupaten Gresik bekerjasama dengan PT. Cargil dan USAID serta yayasan cempaka melalui program CSR berupa penyambungan saluran air minum rumah tangga dan sanitasi jamban sehat.

 

Menurut Wabup tujuan dari dilaksanakannya program ini adalah untuk meningkatkan cakupan akses air bersih dan sanitasi yang sehat bagi masyarakat perkotaan berpenghasilan rendah sesuai dengan PP Nomor 18 tahun 2020 tentang rencana pembangunan jangka menengah Nasional tahun 2020-2024 serta untuk mengurangi pengeluaran masyarakat berpenghasilan rendah dalam membeli air bersih,”terang Wabup Bu Min.

 

Wabup menambahkan, Dengan terlaksananya program ini kami selaku pemerintah daerah berharap masyarakat miskin perkotaan dapat mendapatkan air bersih dengan harga yang lebih murah dan meningkatnya kualitas lingkungan, air tanah, serta sungai di perkotaan, sehingga mengurangi angka kesakitan serta meningkatnya kualitas lingkungan di perkotaan,”tuturnya.

Baca juga:  Gus Yani Buka Konferensi Cabang NU Kabupaten Gresik 2021

 

Sasaran dari program penyambungan saluran air minum rumah tangga adalah sebanyak 212 sambungan di 3 kelurahan yakni sebanyak 118 sr di kelurahan kroman, 60 sr di kelurahan Sidokumpul dan 34 sr di Desa Tlogobendung serta sanitasi dan jamban sehat untuk 81 KK yakni di kelurahan lumpur 19 KK dan Kelurahan Sidokumpul sebanyak 62 KK. Semoga program ini membawa dampak yang besar bagi kesejahteraan dan kesehatan masyarakat,”terang Bu Min.

“Apresiasi dan penghargaaan setinggi tingginya atas komitmen PT. Cargill Indonesia dan USAID IUWASH PLUSH serta Yayasan Cempaka yang telah berkontribusi dalam mendukung program pemerintah Kabupaten Gresik guna tercapainya SDGS serta meningkatkan kesejahteraan dan kesehatan masyarakat khususnya di Kabupaten Gresik,” pungkasnya.

 

Sementara Mission Director PT. Cargill Indonesia Jeff Cohen mengatakan, Saya senang berada di sini, karena ini pertama kali saya datang di Gresik yang terkenal sebagai Kota Wali. Saya juga senang ada di sini bersama Konsulat Jenderal Amerika Serikat Jonathan Alan, yang tinggal di Surabaya. Amerika Serikat sudah ada di Jawa Timur sejak tahun seribu delapan ratus enam puluh enam (1866). Acara hari ini adalah salah satu dari banyak kemitraan yang sudah berlangsung lama.

 

Menurut Jeff Cohen, USAID adalah badan pembangunan internasional dari Pemerintah Amerika Serikat. Kami bermitra dengan negara di dunia untuk menjawab tantangan pembangunan dan pertumbuhan.

 

“USAID bekerja di Indonesia lebih dari 70 tahun dan mendukung tujuan pembangunan termasuk di sektor air dan sanitasi”.

 

Ia Menambahkan. Selama lima tahun terakhir, kemitraan USAID dengan Pemerintah Indonesia telah membantu lebih dari dua juta sembilan ratus lima puluh ribu (2.950.000) orang mengakses air minum dan sanitasi. Kemitraan ini berhasil karena kerjasama yang baik dan komitmen yang kuat dari pemerintah daerah untuk mencapai hasil pembangunan air minum dan sanitasi aman bagi jutaan orang.

Baca juga:  Lagi Asik Berduaan di Malam Valentine, 6 Pasangan Bukan Suami Istri Digaruk Petugas Saat Razia di Tuban. 

 

USAID telah mendukung Pemerintah Gresik untuk akses air minum aman bagi hampir lima puluh tujuh ribu [57.000] dan sanitasi aman bagi hampir empat puluh delapan ribu (48.000) orang. Banyak dari mereka merupakan keluarga sederhana yang baru pertama kali mendapat akses sanitasi aman langsung di rumah,”katanya.

 

Hari ini kita juga merayakan hasil kemitraan dengan Cargill Indonesia, perusahaan AS yang berinvestasi untuk pembangunan di Indonesia. Upaya bersama ini memberikan akses air minum dan sanitasi untuk hampir 1.500 [seribu lima ratus] orang. Hal ini sulit didapat di waktu lalu. Kami mencapai hasil ini dengan kerja sama dengan PDAM Gresik dan kemitraan dengan pihak swasta.

 

Selamat kepada Ibu Wakil Bupati untuk transisi status lembaga pengelola air limbah menjadi BLUD (Badan Layanan Umum Daerah). BLUD Gresik adalah pionir karena saat ini baru ada tiga (3) BLUD Air Limbah di Indonesia yaitu di Makassar, Gresik dan Bekasi,”katanya.

Menurut Jeff Transisi menjadi BLUD membantu pemerintah untuk mengelola sistem air limbah perkotaan dan meningkatkan pelayanan publik. USAID sangat senang menjadi bagian dari kemitraan ini dan kami menghargai kerja keras Bapak dan Ibu sekalian dalam tugas penting ini.

 

“Komitmen Gresik untuk akses air minum dan sanitasi yang lebih baik akan membuat perubahan bagi generasi mendatang dengan kualitas hidup yang lebih baik,”tutupnya.

 

Sementara itu, Admin and Relation Manager PT. Cargill Indonesia-Cocoa & Chocolate Gresik Adi Suprayitno mengatakan Air Minum dan sanitasi aman merupakan salah satu komponen penting dalam berkehidupan berbangsa dan bernegara khususnya untuk masyarakat Indonesia. menurut survei sosial ekonomi nasional tahun 2015 s.d 2020 capaian akses air minum khususnya untuk masyarakat berpenghasilan rendah 85 persen dari target nasional 90 sedangkan capaian untuk sanitasi sehat untuk masyarakat berpenghasilan rendah berdasarkan survei tersebut 70 persen dari target nasional 80 persen.

Baca juga:  Bu Min Hadiri Pembukaan Musyawarah Wilayah II Pengurus Wilayah IKA PMII Jawa Timur di Grahadi Surabaya

 

Oleh karena itu program ini menjawab untuk membantu pemerintah Indonesia khususnya Kabupaten Gresik untuk bisa mendorong capaian dari akses air minum bersih dan sanitasi sehat khususnya untuk masyarakat berpenghasilan rendah bersama rekan rekan dari IUWASH USAID Yayasan Cempaka dan dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Gresik dalam waktu sekitar 4 bulan program ini bisa menghasilkan sekitar 212 akses air minum dan sekitar 81sanitasi aman dan sehat untuk 81 KK di Kabupaten Gresik,”terangnya.

 

Ia berharap Program ini tidak hanya merupakan pembangunan fisik namun pembangunan kesadaran untuk kita semua bahwa kita mempunyai hak untuk air minum dan sanitasi sehat dan memberikan penyadaran masyarakat bahwa kita mempunyai kewajiban menjaga sungai, saluran air dan sanitasi dari kebiasaan membuang kotoran atau limbah di perairan umum tersebut,”tambahnya.

 

Lebih jauh dikatakan, Target yang lebih besar dari Cargill Indonesia dengan mitra IUWASH USAID dan Mitra lainnya salah satunya membantu masyarakat Indonesia untuk mencapai Good Development dan tujuan kehidupan sehat untuk kita semua,”imbuhnya.

 

Tidak hanya itu. PT. Cargill Indonesia di Manyar juga menjalankan program di wilayah sekitar dengan program pengembangan bank sampah memilah sampah organik dan non organik dan juga program konservasi mangrove di kali miring tujuannya bersama sama untuk menciptakan lingkungan bersih nyaman dan layak untuk kita tinggali bersama,”tandasnya.(RED)