Ledakan Mercon Tewaskan Satu Keluarga, Tubuh Hancur Berceceran. 

BLITAR|| Ledakan terjadi pada Minggu (19/2/2023) malam sekitar pukul 23.30 WIB. Lokasi kejadian di Desa Sadeng, Kecamatan Ponggok, Blitar, Jawa Timur. Rumah korban hancur rata dengan tanah dan kondisi empat orang sekeluarga yang tewas ditemukan tercerai-berai tertimbun reruntuhan.

 

Empat orang sekeluarga tewas adalah ayah dan anak-anaknya. Ledakan dahsyat itu juga mengakibatkan enam orang terluka yang kini menjalani perawatan.

Baca juga:  Polda Jatim Ungkap 24 Kasus TPPO, 233 korban Berhasil Diselamatkan

 

Ledakan yang terjadi diduga akibat petasan ini menggemparkan warga. Dalam video amatir terlihat rumah pemilik petasan yang telah hancur rata dengan tanah setelah terjadi ledakan hebat.

 

Diduga ledakan tersebut diakibatkan terbakarnya bahan peledak yang disimpan korban di dalam rumah. Data sementara, sebanyak empat orang tewas akibat ledakan tersebut. Hingga saat ini petugas masih berada di lokasi untuk melakukan proses evakuasi terhadap para korban yang diduga kuat masih berada di reruntuhan bangunan.

Baca juga:  Masyarakat Antusias, Tercatat Hampir Seribu Warga Telah Mendaftar Mudik Gratis 2024 Bareng Gus Yani dan Bu Min.

“Ditemukan dalam bentuk potongan-potongan bagian tubuh,” kata Kapolres Blitar Kota AKBP Argowiyono, Senin (20/2/2023) dini hari di lokasi kejadian.

 

Argo mengatakan, dugaan awal ledakan disebabkan oleh bubuk bahan petasan. Dari keterangan yang diperoleh dari keluarga dan tetangga, keluarga korban biasa membuat petasan menjelang bulan puasa.

Baca juga:  Polemik Al Zaytun, Belum Ada Kabar Pemanggilan Panji Gumilang

 

Namun polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut dan menanti Tim Labfor Polda Jatim. “Sementara dugaan awal mercon, namun kita masih melakukan penyelidikan lebih lanjut. Sementara fokus pendataan korban,” kata Argo.

 

Polisi melakukan sterilisasi lokasi kejadian. Polres kota Blitar bersama BPBD Kota Blitar dan pemerintah desa juga mendirikan posko untuk pendataan para korban yang terdampak. (iwan)