Istimewanya Buah Kurma Saat Ramadhan, Berikut Khasiat dan Jenis-jenisnya

JATIMTIME.COM-NASIONAL || kebanyakan orang Indonesia mungkin sudah akrab dengan buah kurma. Buah dengan rasa manis legit ini sangat dicari-cari terutama saat bulan puasa. Nah, sudah tahukah Anda apa saja kebaikan buah asal negeri Jazirah Arab ini? Baca terus untuk cari tahu berbagai manfaat kurma untuk kesehatan tubuh.

Dengan berbagai macam kandungan nutrisi penting yang terdapat pada buah kurma, maka buah kurma sangat baik untuk dikonsumsi, karena buah kurma memiliki banyak manfaat bagi kesehatan tubuh.

Buah kurma adalah hidangan yang paling khas disaat bulan suci Ramadhan. Buah yang pohonnya tumbuh di padang pasir itu kini semakin memiliki banyak peminat.

Manfaat buah kurma untuk kesehatan begitu beragam. Apalagi dikonsumsi waktu buka puasa dan sahur pagi. Karenanya, Kurma mengandung banyak nutrisi yang penting untuk tubuh, dari mulai gula, karbohidrat, protein, kalori, serat pangan bahkan zat besi.

Berikut ini adalah manfaat kurma untuk kesehatan tubuh saat ramadhan 1443 H.

1. Meningkatkan Kesehatan TulangSebagaimana dilansir Food NDTV, kurma kaya akan selenium, mangan, tembaga, dan magnesium, semua ini diperlukan untuk menjaga kesehatan tulang dan mencegah kondisi seperti osteoporosis.

2. Menstabilkan Gula DarahBuah kurma dianjurkan untuk berbuka puasa. Pasalnya, kandungan gula dalam buah kurma bermanfaat untuk mengembalikan gula darah yang sempat drop karena puasa sehari penuh.

3. Baik untuk PencernaanKurma mengandung serat pangan yang membantu proses pencernaan dengan baik sehingga melancarkan buang air besar.Dalam studi yang diterbitkan di British Journal of Nutrition menyebut sebanyak 21 orang yang mengonsumsi 7 butir kurma per hari selama 21 hari mengalami peningkatan gerakan usus dan lebih sering buang air besar dibanding mereka yang tidak mengonsumsi kurma.

Baca juga:  6 Pelaku Pengeroyokan Anggota Perguruan Silat di Kota Mojokerto Berhasil Ditangkap 

4. Menurunkan Berat BadanKurma mengandung karbohidrat dan gula yang bersifat mengenyangkan. Jika memakan kurma saat berbuka, ini akan membuat perut lebih cepat kenyang.Manfaat ini membantu proses penurunan berat badan karena jadi tidak terlalu banyak konsumsi makanan berat saat berbuka.

5. Memperkuat Kekebalan TubuhKandungan antioksidan pada kurma akan membantu melawan radikal bebas sehingga membantu memperkuat kekebalan tubuh. Ada sebanyak 3 jenis antioksidan paling potensial dalam kurma yakni:– Flavonoid, jenis antioksidan yang ampuh untuk menurunkan inflamasi dan berpotensi menurunkan risiko diabetes, Alzheimer dan beberapa jenis kanker.– Karotenoid, terbukti mendukung kesehatan jantung dan menurunkan risiko gangguan mata.– Asam fenolat, dikenal dengan sifat antiinflamasi sehingga menurunkan risiko kanker dan penyakit jantung.

6. Menjaga Kesehatan OtakMenurut laporan Healthline, manfaat kurma untuk kesehatan lainnya adalah meningkatkan fungsi otak.Studi laboratorium menemukan kurma bermanfaat untuk menurunkan penanda inflamasi di otak dan menurunkan risiko terkena alzheimer.

Agar lebih jelas, berikut adalah beberapa jenis kurma yang paling terkenal di dunia:

1. Barhi
Kurma Barhi (Barhee) berukuran sedang dengan kulit yang tipis dan daging yang lunak lembut. Barhee yang matang sempurna dikatakan memiliki tekstur dan rasa seperti puding karamel. Buah ini bahkan bisa dimakan dalam keadaan setengah matang. Tekstur dan rasanya mirip seperti apel, renyah dan sedikit asam. Barhi adalah jenis lunak yang biasanya dimakan langsung segar. Jarang dipasarkan dalam keadaan kering keriput.

Baca juga:  Lantik 94 CPNS Menjadi PNS, Bu Min Ingatkan Pentingnya Kualitas Dan Etos Kerja Untuk Dorong Tercapainya _Good Governance_.

2. Deglet Noor
Deglet noor adalah contoh utama dari kategori semi-lunak. Deglet Nour asli asal Tunisia memiliki tekstur kulit yang halus lembut dan daging yang kenyal, dengan warna kuning keemasan hampir transparan. Rasanya pun lembut seperti madu. Keunikannya membuat kurma ini juga biasa disebut sebagai “Royal Dates” dan “Ratu dari Segala Kurma”.

3. Halawy
Halawy berarti “manis”. Buahnya berukuran kecil hingga sedang dengan kulit cokelat keemasan cerah. Dagingnya tebal dan lunak, dengan rasa manis seperti permen karamel dan daging lunak. Paling lezat dimakan langsung setelah panen. Halawy adalah jenis semi-lunak karena biasa dipanen di tengah musim. Itu kenapa tampilan kulitnya sedikit berkeriput.

4. Khadrawy
Jenis Khadrawy mirip dengan Halawy, tapi termasuk jenis yang lunak. Rasa buahnya tidak terlalu manis, tapi lembut dan kaya. Kurma ini sering dipanen di pertengahan musim. Rasa dan tekstur kurma Khadrawy dianggap terbaik dalam keadaan segar. Umur simpannya juga tidak tahan lama. Maka untuk mencicipi rasa dan tekstur Khadrawy dalam kondisi terbaiknya harus dimakan segera setelah panen.

Baca juga:  Isu Tanah Warga Kebomas Untuk Akses Tol yang Belum Dibayarkan, BPN Membantah dan Membeberkan Beberapa Fakta.

5. Medjool
Nama Medjool mungkin yang paling terdengar familier di telinga kita. Nama lain Medjool adalah kurma Cadillac. Warna buah ini cenderung coklat kemerahan saat matang dan kering. Buahnya paling besar dan berdaging lebih tebal ketimbang yang lain. Namun meski tebal, tekstur dagingnya lunak lembut seperti bantal dan sedikit berserat ketika digigit. Rasanya juga legit, tidak terlalu manis.

6. Thoory
Kurma Thoory berasal dari Aljazair. Thoory adalah jenis kurma kering yang memiliki tekstur kulit kencang dengan daging kenyal. Kurma Thoory juga sering disebut sebagai “kurma roti” karena tekstur dagingnya yang kenyal seperti kue. Rasa buah kering ini tidak terlalu manis, tapi cenderung legit dan gurih seperti kacang.

7. Zahidi
Zahidi berasal dari Iran yang berjenis lunak. Buah ini juga disebut sebagai “Kurma Bangsawan”. Ciri-cirinya, buah ini punya biji yang besar dan dagingnya renyah berserat. Zahidi juga terkadang dikenal sebagai “Kurma Mentega” karena warnanya yang pucat dan rasanya yang halus. Zahidi memiliki rasa manis legit seperti selai kacang, kadang dengan sedikit aroma kecut yang mengingatkan kita pada buah aprikot. Buah jenis ini sering digunakan dalam campuran kue, manisan, dan bahkan untuk diproses menjadi gula pemanis. (iwan)