Ikuti Tahlil Kubro Bersama Fatayat Dan Muslimat NU Ancab Driyorejo, Bu Min Sampaikan Peran Penting Perempuan Dalam Kemajuan Kabupaten Gresik

GRESIK || Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah atau yang kerap disapa Bu Min, menyampaikan pentingnya peran perempuan dalam Muslimat dan Fatayat dalam Kabupaten Gresik.

 

Dikatakan, keberhasilan berbagai program dari pembangunan, hingga kesehatan di Kabupaten Gresik memiliki irisan dengan peran perempuan.

 

“Dalam hal stunting, peran perempuan bisa dikatakan cukup sentral. Perempuan disini tidak sebatas ibu dari si anak, tetapi juga tetangga sekitar. Dengan kepedulian kolektif, saya yakin angka stunting di Kabupaten Gresik bisa ditekan,” ujar Bu Min saat menghadiri Tahlil Kubro Muslimat dan Fatayat NU Anak Cabang (Ancab) Driyorejo, di Balai Desa Mulung, Minggu (13/11) pagi.

Baca juga:  Meski Turun Lebih Dari 10%, Wabup Aminatun Habibah Harapkan Organisasi Perempuan Tak Kendor Atasi Masalah Stunting.

 

Selain stunting, Bu Min juga menyinggung program satu juta biopori Pemerintah Kabupaten Gresik. Disampaikan program yang digagas Dinas Lingkungan Hidup ini memiliki banyak manfaat bagi masa depan.

“Manfaatnya bukan untuk bu wabup, bukan untuk pak camat, melainkan untuk kita semua. Dengan biopori ini juga sebagai bentuk penanggulangan banjir, disamping untuk menjaga ketersediaan air tanah, juga bisa untuk membuat pupuk,” terangnya.

Baca juga:  Lantik Kwartir Ranting Sidayu, Bu Min Harapkan Pramuka Sidayu Makin Berkembang.

 

Terakhir, Bu Min berpesan agar kedepan Muslimat dan Fatayat NU dapat terus bersinergi dalam pembangunan Kabupaten Gresik. Dengan adanya sinergi tersebut, dirinya yakin hal tersebut akan mempercepat kemajuan Kabupaten Gresik.

 

Kegiatan tahlil kubro ini merupakan kegiatan rutin yang digelar Muslimat dan Fatayat NU, pada masing-masing anak cabang. Melalui kegiatan semacam ini, Pemerintah Kabupaten Gresik selalu menyisipkan berbagai pesan terkait perkembangan situasi di Kabupaten Gresik serta program-program yang tengah digagas.

Baca juga:  Salut, Anggota PJR Polda Jatim Jadi Montir Dadakan Saat Lihat Truk Mogok di Tol

 

Harapannya, lewat tatap muka dan tidak berjarak maka program-program tersebut bisa langsung diterima masyarakat. Setelah diketahui, maka berikutnya program tersebut bisa dimanfaatkan masyarakat secara umum sehingga membawa manfaat sebesar-besarnya.