Hujan Terus-menerus, Terminal Bungurasih Banjir

SIDOARJO || Tiga hari diguyur hujan, Terminal Purabaya (Bungurasih) terendam banjir. Akibatnya, penumpukan atau kemacetan kendaraan di sekitar lokasi tak terhindarkan.

 

Terminal yang terletak di Kecamatan Waru, Sidoarjo itu hampir seluruh wilayahnya terendam banjir. Mulai dari area pintu masuk terminal, tempat penurunan penumpang bus, area parkir dan tempat keberangkatan.

 

Terlebih pada akses pintu masuk dan keluar terminal, genangan air mencapai 20 hingga 50 persen. Sehingga hal tersebut mengganggu aktifitas keluar masuknya kendaraan awak bus.

 

Koordinator Satuan Pelayanan (Korsatpel) Terminal Tipe A Purabaya, Ahmad Badik memohon maaf pada masyarakat pengunjung. Sebab atas kejadian tersebut cukup mengganggu aktifitas yang ada di terminal.

Baca juga:  Longsor di Nganjuk Dampak Gempa Bantul Yogyakarta

 

“Memang mulai dari kemarin, mulai dini hari memang mulai terjadi genangan di beberapa area terminal (Purabaya, red), ditambah kemarin terjadi hujan lebat dari siang hingga malam,” katanya, Selasa (6/2).

 

Selain banjir, hujan lebat yang disertai angin kencang tersebut juga menyebabkan pohon di pintu masuk terminal tumbang. Sehingga sempat menghambat akses masuk awak bus.

 

Badik mengatakan bahwa pihaknya telah melakukan beberapa upaya. Salah satunya berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sidoarjo untuk menanggulangi hal tersebut.

 

Selain itu pihaknya juga sudah melakukan upaya pembersihan terhadap selokan dan lain-lain. Agar genangan air dapat terus berkurang.

Baca juga:  Ratusan Botol Arak Bali Dalam Pikap Hampir Beredar di Mojokerto. 

 

“Debit air yang ada di sungai memang cukup tinggi, jadi di kami itu mempunyai empat pintu air yang sudah kami siapkan sebenarnya sebagai upaya kami, akan tetapi Karena memang debit air sungai cukup tinggi, nanti takutnya kalau dibuka akan lebih banyak lagi air yang akan masuk ke terminal,” ungkap Badik.

 

“Jadi untuk saat ini pintunya kami tutup, keempat empatnya, sehingga dampaknya untuk surutnya air yang ada di terminal itu akan lebih lambat,” tambahnya.

 

Setelah berkoordinasi dengan BPBD, pihaknya akan segera mungkin untuk melakukan pemompaan terhadap genangan air yang ada di terminal. Akan upaya tersebut ia berharap debit air dapat terus berkurang.

Baca juga:  Dukun Pengganda Uang yang Jagal Puluhan Korban Jiwa. 

 

“Meski saat ini kembali hujan, kami akan tetap mengupayakan, baik dalam kondisi darurat maupun kondisi apapun,” katanya.

 

“Jadi kami, sebagai tempat terminal berusaha semaksimal mungkin pelayanan yang ada di termunal tetap berjalan dengan baik,” pungkasnya mengakhiri.