Hadiri Wisuda Universitas Qomaruddin, Gus Yani Beri Pesan Ini Kepada 464 Wisudawan

GRESIK || Wisuda Universitas Qomaruddin (UQ) ke-IV kembali digelar, Minggu (30/10). Sebanyak 464 wisudawan yang terdiri dari 82 wisudawan program magister (S2) dan 382 program sarjana (S1). Ratusan wisudawan tersebut mendapat wejangan dari Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani saat itu.

 

Di depan para wisudawan, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani berpesan, untuk para wisudawan dan wisudawati tidak cepat berpuas diri dengan apa yang telah dicapai. Hal ini berkaitan dengan berbagai macam isu nasional maupun internasional seperti resesi ekonomi dan perkembangan teknologi.

Baca juga:  129 ASN Gresik Sumpah Jabatan, Gus Yani Inginkan Pelayanan Maksimal Pada Masyarakat

 

Sebelumnya, Bupati Gresik itu menjabarkan, isu resesi dan teknologi tengah menjadi topik hangat belakangan ini. Untuk itu Gus Yani sapaan akrab bupati, selalu mengkampanyekan perbaikan Sumber Daya Manusia (SDM).

“Mustahil kita dapat mencapai perubahan apabila kita biasa-biasa saja. Untuk itu selalu upayakan menjadi lebih kuat dalam menghadapi tantangan kedepan, hal ini dapat dicapai dengan perbaikan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas dimulai dari kita” ujarnya.

Baca juga:  Cabuli Siswi SMA, Penjaga Warung Kopi Diringkus Satreskrim Polres Gresik

 

Bupati yang akrab disapa Gus Yani itu juga mengapresiasi Universitas Qomaruddin yang ikut serta dalam mengembangkan SDM yang berkualitas. Menurutnya, peningkatan SDM tidak hanya menjadi kewajiban lembaga formal, tapi juga non formal.

 

“Sesuai arahan presiden, kita harus menyiapkan SDM yang berkualitas, dimana pondok pesantren juga turut serta berkontribusi secara langsung dalam membantu pemerintah kabupaten Gresik dalam hal pembentukan SDM yang berkualitas.” katanya.

 

Hadir dalam wisuda kali ini, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah, Kepala LLDIKTI KH Hanis , Kepala Kopertais Wilayah IV, Pengurus Pondok Pesantren Qomaruddin KH Iklik Sholeh beserta jajarannya, Rektor Universitas Qomaruddin Iskandar Ritonga,