Diputus Cintanya, Pemuda Penjual Nasi Bebek Sebar Video Bugil Sang Mantan. 

MOJOKERTO || Polisi berhasil menangkap penyebar sekaligus mantan kekasih perempuan di dalam video asusila yang viral di Mojokerto. Pelaku bernama Adi Wiyanto (22) merupakan warga Dusun Panjer, Desa Tunggalpager, Kecamatan Pungging Kabupaten Mojokerto.

 

Aksi pelaku menyebar luaskan sebuah video asusila bersama sang mantan. Video berdurasi 1 menit 13 detik itu disebar di berbagai akun media sosial, mulai dari status whatsapp, tik tok, maupun instagram.

 

Pemuda penjual nasi bebek pun akhirnya ditangkap di rumahnya setelah petugas mendapati bukti rekaman video tersebut di smartphone miliknya.

Baca juga:  Balap Liar Gondang-Pacet Dibubarkan Polisi, Ratusan Orang Kocar-kacir

 

Kapolsek Pungging AKP Margo Sukwandi mengatakan, berdasarkan hasil pemeriksaan, pelaku nekat melakukan hal itu lantaran sakit hati setelah diputuskan oleh kekasihnya FA, (20) warga Kecamatan Kutorejo.

 

“Keduanya sudah menjalin hubungan selama empat tahun,” ungkap Kapolsek Pungging AKP Margo Sukwandi, Senin (17/10).

 

Selama menjalani hubungan, keduanya kebablasan hingga membuat keduanya kerap berhubungan layaknya suami istri. Dalam beberapa kesempatan, tanpa disadari korban, pelaku merekam aksi tak senonoh tersebut.

Baca juga:  Hujan Deras, Gus Yani Tinjau Tanggul Anak Kali Lamong Di Desa Beton Yang Jebol

 

Hingga akhirnya, saat wanita berinisial FAM ini mendapati video syurnya di ponsel pelaku, korban sontak kaget bercampur emosi. Hingga korban memilih mengakhiri hubungan keduanya.

 

Hingga akhirnya, pertengkaran keduanya berujung pengancaman. Salah satunya, pelaku menyebar video asusila itu ke sejumlah media sosial tersebut.

 

“Pelaku tidak terima diputuskan korban. Pelaku akhirnya mengancam dengan cara video yang sudah disebarkan tersebut dikirim ke orang tua korban melalui whatsapp,” bebernya.

Baca juga:  HUT RI Ke-77, Wakil Ketua DPRD Gresik Nur Saidah & Kades Ziadatul Akmal Lepas Peserta Karnaval di Desa Tumapel

 

Akibat perbuatan pelaku itu, pihak keluarga korban tidak terima hingga melaporkan Adi ke Mapolsek Pungging. Gerak cepat petugas menindak lanjuti laporan tersebut membuat pelaku tak sempat kabur. (iwan)