Diduga Serangan Jantung, Pengemudi Mobil Xenia Meninggal di Jalan HR Muhammad Surabaya. 

 

SURABAYA || Seorang pria berinisial VCM (45), pengemudi mobil Daihatsu Xenia L 1354 BW mendadak kejang tak sadarkan diri di Jalan HR Muhammad, Sukomanunggal, Surabaya, sekitar pukul 15.55 WIB, Minggu (28/8/2022).

 

Pengemudi tersebut mendadak kejang-kejang dan tak sadarkan diri saat mengemudikan mobil berwarna putih dan berhenti mendadak di tengah kepadatan kendaraan, hingga menimbulkan kehebohan pengguna jalan lainnya.

 

Posisi mobil korban yang berada di lajur paling kanan kendaraan menyebabkan kegusaran bagi sejumlah pengendara yang terlanjur mengekor di belakangnya.

Baca juga:  Andalkan Kemampuan Mengelola Data Secara Digital, Gresik Siap Tingkatkan Pelayanan Masyarakat

 

Namun, melihat mobil tersebut begitu lama tak kunjung melanjutkan lajunya, dan tampak sejumlah orang keluar dari pintu penumpang memberikan tanda.

 

Ternyata momen kedaruratan yang membutuhkan penanganan medis sangat urgen, sedang terjadi. Setelah dibantu sejumlah pengendara yang bersimpati dengan menghubungi Command Center 112 untuk mendatangkan petugas medis. Sang sopir tersebut, telah dinyatakan meninggal dunia (MD).

 

Meskipun korban sempat dirujuk penanganan medis di RS Mitra Keluarga, atas persetujuan anggota keluarga dengan pengawalan petugas medis Pemkot Surabaya. Nyawa warga asal Klampis Ngasem, Sukolilo, Surabaya itu, tetap tak tertolong.

Baca juga:  Jumat Curhat, Kapolda Jawa Timur dengarkan Curhatan warga Desa Sukorejo Gresik

 

Kanit Reskrim Polsek Sukomanunggal Polrestabes Surabaya Iptu Jumeno Warsito mengungkapkan, korban tidak sadarkan diri dan langsung meninggal dunia di bangku kemudi, atau saat sedang mengemudikan mobil.

Korban mengembuskan nafas terakhir di depan mata istri dan anaknya yang sedang berada di dalam mobil yang dikemudikan korban.

 

Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), termasuk memeriksa sejumlah orang saksi dari pihak keluarga, dan mendengar penjelasan tim medis. Korban, ungkap Iptu Jumeno, diduga meninggal dunia akibat serangan jantung.

Baca juga:  Wabup Gresik Puji Sosok Kepemimpinan Kyai Tumenggung Poesponegoro Yang Patut Diteladani

 

“Iya, nyetir sama istri dan anaknya, korban MD dimungkinkan sakit jantung,” ujarnya, Minggu (28/8/2022).

 

Iptu Jumeno mengungkapkan, mobil yang dikendarai korban bersama sejumlah anggota keluarganya, melaju dari arah timur menuju ke barat.

 

Rombongan tersebut, sedang bepergian dari rumah kawasan Klampis Ngasem, Sukolilo, Surabaya untuk berkunjung ke kediaman anggota keluarganya yang lain di kawasan Citraland, kawasan Lakarsantri, Surabaya. (iwan)