Diduga Akibat Kelalaian Penjaga Pintu Perlintasan, Sebuah Truk Tertabrak Kereta Api Hingga Terseret Sejauh 10 Meter. 

JATIMTIME.COM – GRESIK || Kecelakaan kereta api kembali terjadi di kawasan Lamongan, Kali ini menimpa truk dengan nomor polisi K 8438 Y, Truk tersebut tertabrak di lintasan KA 317 dari Barat Terminal Lamongan, Kecelakaan diduga karena kelalaian penjaga pintu palang perlinatasan KA 317.

 

Akibat hantaman kereta api, truk tersebut sampai terseret sejauh 10 meter di antara double track. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan ini.

Baca juga:  Tragedi Pembunuhan Pengusaha Nganjuk, Asmara Sesama Jenis Jadi Motif Pelaku. 

 

Kecelakaan bermula saat KA Barang No.Log 2501 dari arah timur ke barat. Saat KA tersebut melintas, penjaga sudah menutup palang pintu.

 

Petugas membuka palang pintu setelah KA barang itu melintas. Semenit kemudian, petugas mendengar bunyi sirine tanda KA akan lewat. Tiba-tba KA KRD melintas dari arah barat ke timur. Sebelum petugas menutup palang pintu, tiba-tiba truk tersebut melaju dari arah timur. KA langsung menyerempet truk yang dikemudikan Imam Subeki tersebut. Kecelakaan itu sempat membuat jalan nasional tersebut macet.

Baca juga:  Update Kasus Bentrok Bitung, 7 Orang Ditetapkan Menjadi Tersangka 

 

Tiga orang terluka karena kecelakaan ini. Masing-masing masinis atas nama Mualim, mengalami robek tangan kanan dan pelipis; asisten masinis atas nama Lusiono, menderita nyeri kaki kanan karena terjepit; dan kernet truk yang terseret atas nama Rosiki, mengalami lecet kanan dan lutut. Semua korban dibawa RS Muhammadiyah Lamongan.

 

Kasi Gakkum Sat Lantas Polres Lamongan, Iptu Anang P mengatakan pihaknya masih memeriksa saksi.

Baca juga:  Sungai Meluap, Jembatan Penghubung Dua Desa di Bojonegoro Putus Diterjang Arus. 

 

“Kerugian akibat kecelakaan ini sekitar Rp 200 juta,” kata Anang.

 

Selanjutnya, polisi masih mengusahakan derek untuk mengevakuasi kendaraan-kendaraan yang terlibat kecelakaan. Sementara ruas jalan nasional sudah terbuka dan lalu lintas lancar.

 

Sebelumnya, Lukman Arif Manajer Humas KAI Daops 8 Surabaya mengatakan, pihaknya akan mendalami dulu dugaan keterlambatan penutupan palang perlintasan dalam kecelakaan ini. (iwan)