BPNT, Warga Kecewa Bantuan Pangan Non Tunai Di Desa Gulbung Sampang Tidak Sesuai Harapan.

JATIMTIME.COM – SAMPANG || Kamis 31 Maret 2022 – Desa gulbung, Kabupaten Sampang merealisasikan pencairan dana BPNT berupa uang tunai sebesar Rp 600 ribu dari petugas kantor Pos yang direalisasikan di rumah mantan kades,

 

Kendati adanya bantuan pemerintah yang disalurkan langsung melalui Pos, Namun salah satu Keluarga Penerima Manfaat mengeluhkan kebijakan yang dinilai sangat merugikan dan menjadi polemik di masyarakat

Baca juga:  Dinas Dukcapil Kabupaten Gresik Gandeng BPD Awasi Pelayanan Adminduk Gratis di Tiap Desa.

 

Pasalnya, bantuan uang Rp 600 ribu hanya ditukar dengan satu kg gula pasir 4 bungkus Indomie garing dan beras seberat 15 kg warga penerima bantuan tersebut merasa dirugikan dan mengeluh ke salah satu Lembaga/ pemuda peduli desa(PAPEDA)

 

Sementara itu, di tempat terpisah, saat lembaga PAPEDA menghubungi Pj Kades gulbung melalui WhatsApp pribadinya,namun pihaknya tidak memberi respon dan hanya di red”

Baca juga:  Hadiri Penyerahan Laporan Audit Kearsipan Internal, Bupati Yani Tekankan Inovasi Kearsipan Menuju Digital.

 

Lanjut ketua PAPEDA Badrus Sholeh Ruddin. SH mencoba untuk menghubungi mantan kades karena waktu itu distribusi dilakukan di rumah kades namun juga tidak direspon, menurutnya warga jangan di bodohin terus bantuan itu seluruhnya hak KPM jadi tidak boleh di potong, apalagi setelah kita kalkulasi bantuan hanya seharga Rp. 540.000 dan mekanisme penyaluran nya juga sangat menyalahi aturan.

Baca juga:  Tak Pernah Mendapat Bantuan Apapun, Nenek Sebatangkara di Sampang Luput Dari Perhatian Pemerintah. 

 

Kami siap kawal KPM yang menjadi korban untuk meneruskan temuan ini ke Aparat penegak hukum APH. (mldn)